116 Jenazah Korban Bencana Tsunami di Lampung Sudah Teridentifikasi

0
98

ALTUMNEWS.com, KALIANDA — Kapolda Lampung, Irjen (Pol) Purwadi Arianto mengatakan, sampai, Jumat, 28 Desember 2018 jumlah korban meninggal dunia musibah tsunami selat sunda di Lampung berjumlah 116 orang.

“Korban semuanya sudah ditemukan dan teridentifikasi berjumlah 116 orang,” kata Irjen Purwadi saat penyerahan jenazah salah satu korban di RS. Bob Bazar Kalianda Lampung Selatan, Jumat, 28 Desember 2018.

Terkait korban hilang, dikatakan Kapolda, sampai saat ini jumlah pengaduan orang hilang berjumlah 48 orang, 34 orang sudah ditemukan dan 14 lainnya masih dalam pencarian  tim SAR maupun BNPB.

Kapolda berharap, dalam waktu singkat semua korban yang masih hilang bisa segera ditemukan baik hidup maupun sudah meninggal dunia.

Dijelaskan Irjen Pol. Purwadi Arianto, berdasarkan data di rumah sakit, sampai Kamis (27/12/18), jumlah korban yang dirawat berjumlah 3.130 orang,  2.764 mengalami luka ringan serta luka berat sebanyak 366 orang.

“Hingga saat ini tinggal 51 orang yang masih menjalani perawatan,” katanya.

“Hari ini kita menerima mayat sampai 116, awalnya sampai tadi malam itu 115 teridentifikasi dan 1 belum, tetapi berkat kerjasama tim DVI, masyarakat dibantu Bhabinkamtimas kita berhasil menemukan 1, sehingga semuanya 116 sudah teridentifikasi,” ujar Irjen Pol. Purwadi Arianto.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini pengungsi dari Pulau Sebesi dan Sebuku terus berdatangan dan semua pengungsi telah ditangani dengan baik serta telah mendapat bantuan yang diperlukan.

Untuk kondisi terkini dikatakan mantan Wakapolda Metro Jaya itu, saat ini listrik di lokasi terdampak tsunami sudah normal, sampah-sampah maupun puing-puing sudah dibersihkan,  tinggal hanya pemulihan saja.

Terkait warga di pulau sebesi dan sebuku yang enggan mengungsi, Irjen Pol. Purwadi Arianto mengatakan, kapal pengangkut telah stand by di pulau-pulau tersebut.

BACA JUGA:  Kuswandi Terima Hadiah Mobil dari Undian Simpeda Bank Lampung

“Polri dibantu TNI dan sukarelawan terus memantau warga yang belum mau mengungsi,” tutupnya.***

Editor : Robert

Facebook Comments