Wakapolda Lampung Pinta Semua Elemen Masyarakat Lamsel Bersinergi Mengawal Pemilu 2019

0
92
Kapolda Wakapolda Lampung Brigjen (Pol) Teddy Minahasa bersama seluruh unsur masrakat pada Deklarasi damai Pemilu 2019 Aman, Damai, dan Sejuk, di Grand Elty Krakatoa, Kalianda, Lampung Selatan, Kamis (28/03/19).

ALTUMNEWS.com, LAMPUNG SELATAN – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menggelar talk show bertema “Mengawal Pemilu 2019 Aman, Damai, dan Sejuk”. Acara berlangsung di Grand Elty Krakatoa, Kalianda, Lampung Selatan, Kamis (28/03/19).

Hadir sebagai narasumber, Ketua KPU Provinsi Lampung Nanang Trenggono, Dirkrimsus Polda Lampung Kombes (Pol) Subakti, dan Pengamat Politik Dedi Darmawan.

Dalam kesempatan itu, Wakapolda Lampung Brigjen (Pol) Teddy Minahasa mengatakan, pemilu merupakan hajat politik dan demokrasi bangsa Indonesia yang bukan hanya menjadi urusan penyelenggara pemilu saja.

Oleh karena itu dikatakan Wakapolda Lampung itu, seluruh eleman bangsa harus ikut bertanggungjawab atas penyelenggaraan pemilu agar terwujud Pemilu Damai, Aman dan Sejuk.

“Aparat keamanan saja tidak akan sanggup mengawalnya tanpa peran serta masyarakat, kami sangat berharap partisipasi masyarakat khususnya di Lampung Selatan untuk bersama sama mewujudkan pemilu aman, damai dan sejuk,” tegas Teddy.

Sementara itu,  pada dialog tersebut, Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono mengatakan, KPU Lampung bertugas mengawal pemilu dengan mengantisipasi dari teknis penyelenggaraan. “Seperti halnya teknis pengiriman kotak suara dari TPS yang terletak di area-area terjauh anatara lain di daerah kepulauan dan perairan,” katanya.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Polairud dan melibatkan masyarakat untuk mengangkut kotak suara sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Selain itu juga memberikan pelayanan secara maksimal dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat untuk menuju TPS terdekat.

Terkait target partisipasi masyarakat dari KPU pusat sebesar 77.5%, dikatakan Nanang, pihaknya terus mencoba memompa partisipasi masyarakat dengan sosialisasi di kecamatan-kecamatan dengan program grebek pasar setiap minggu yang berakhir akhir Maret 2019.

Ditempat yang sama, Pengamat politik, Dedi Darmawan, mengungkapkan, sejauh ini ada progres yang baik dari kepolisian dengan sistem antisipasi seperti kegiatan dialog ini untuk mereduksi peluang-peluang kondisi yang tidak diinginkan.

Menurutnya, setiap pemilu digelar selalu ada isu-isu yang selalu mencuat dan membuat suasana menghangat, namun hal itu selalu mencair setelah pemilu usai.

Dikatakannya, jika melihat isu-isu yang berkembang di media sosial sepertinya Indonesia akan terbelah, padahal kenyataannya di masyarakat semua dalam keadaan damai.

“Untuk itu masyarakat diimbau agar selau melakukan cross chek mengenai informasi yang di dapat, karena semakin dekat dengan hari H semakin kencang isu isu yang beredar seperti berita bohong atau hoax,” tandasnya.

Terpisah Tokoh Adat Lampung Selatan, Pangeran Sampoerna Jaya, mengatakan,  budaya masyarakat Lamsel yang tidak pernah lepas dari rasa musyawarah dan mufakat, membuat dirinya yakin seluruh elemen di Lamsel selalu siap mengawal dan mewujudkan pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk.

“Besar harapan kami, mari kita bersinergi, TNI, Polri, Pemkab dan masyarakat untuk menuju pemilu 2019 yang damai di Lamsel khususnya,” ujar Pangeran Sampoerna Jaya.***

Editor : Robert

Facebook Comments