Dinsos Selamatkan Seorang Lansia yang Telantar di Bandar Lampung

0
215
Pendamping Penyandang Disabilitas Kota Bandar Lampung, Sisca bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, Sutrisno dan Pekerja Sosial Masyarakat, Edy Purwadi melakukan assesment pada Marto Rejo (96), Selasa, 09 April 2019.

ALTUMNEWS.com, BANDAR LAMPUNG – Marto Rejo seorang lansia berusia 96 tahun mungkin ribuan kali berucap rasa syukurnya pada “Sang Pemilik Hidup”. Bagaimana tidak, kondisinya yang telah sekian lama terlantar dan mengenaskan akhirnya ditemukan oleh petugas Dinas Sosial setempat.

Mbah Marto, begitu Marto Rejo disapa merupakan warga RT 009 Kelurahana Kupang Kota, Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung. Kondisinya sangat mengenaskan saat Pendamping Penyandang Disabilitas Kota Bandar Lampung, Sisca bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, Sutrisno dan Pekerja Sosial Masyarakat, Edy Purwadi melakukan assesment pada Selasa, 09 April 2019.

Sudah jatuh tertimpa tangga, begitulah keadaan yang menggambarkan Mbah Marto Rejo. Selain uzur, kondisi fisiknya pun mengalami hambatan. Celakanya lagi, Mbah Marto ditelantarkan anak serta istrinya yang konon tinggal di Pulau Jawa.

Menurut Pendamping Penyandang Disabilitas Kota Bandar Lampung, Sisca, Mbah Marto telah lima tahun menumpang hidup dengan keponakan tiri yang konsisi kehidupannya juga berkekurangan, sehingga dia tidak  mendapatkan kehidupan layak.

“Mirisnya lagi, Mbah Marto ini luput dari data keluarga miskin dan kurang mampu, atau data Lansia terlantar juga data penyandang disabilitas,” cerita Sisca kepada Altumnews.com, Selasa malam, 09 April 2019.

Sementara itu, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, Sutrisno dan Pekerja Sosial Masyarakat, Edy Purwadi mengatakan akan segera berkoordinasi dengan Lurah Kupang Kota untuk mengambil langkah-langkah guna membantu kebutuhan dasar Mbah Marto.

“Harapan kami, Mbah Marto segera untuk dimasukkan kedalam Basis Data Terpadu (BDT) sehingga kedepannya Mbah Marto mendapatkan program yang berkaitan dengan Bantuan Sosial khususnya untuk pemenuhan kebutuhan dasarnya,” kata Sutrisno.***

Editor : Robert

Facebook Comments
BACA JUGA:  Dinas PPPA Lampung Bantu Ringankan Vonis Mati TKI Pesawaran di Singapura