PDKI Gelar Bazar dan Pentas Seni Lintas Agama di Bandar Lampung

ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG – Paguyuban Devosan Kerahiman Ilahi (PDKI) Keuskupan Tanjungkarang menggelar Bazar dan Pentas Seni Lintas Agama. Acara berlangsung di halaman Gereja Ratu Damai Teluk Betung, Bandar Lampung, Rabu (1/5/2019).

PDKI menjadi wadah bagi para devosan yang mengandalkan Allah Yang Maha Rahim. Dalam pelayanannya, PDKI mengusung semangat belas kasih dan kepedulian kepada sesama.

Bangun Persaudaraan Lintas Agama

Ketua Panitia Bazar dan Pentas Seni Lintas Agama, Pudjilatin, menjelaskan tujuan kegiatan tersebut. Menurutnya, acara itu menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan.

Selain itu, kegiatan tersebut membuka ruang silaturahmi. Kemudian, kegiatan ini juga membantu membangun jejaring lintas agama.

“Selain itu untuk menggalang dana untuk bakti sosial aksi belas kasih. Salah satunya adalah khitanan massal dengan target 100 anak dan 10 tenaga medis,” kata Pudjilatin kepada Altumnews.com, Rabu (1/5/2019).

Khitanan massal tersebut rencananya berlangsung di Koram 043/Gatam pada 16 Juni 2019. Karena itu, panitia menggalang dana melalui bazar dan pentas seni.

Libatkan Puluhan Peserta

Selain menggalang dana, kegiatan tersebut juga mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang. Pudjilatin menyebut 37 peserta mengikuti bazar.

Sementara itu, pentas seni melibatkan 78 anak dan 71 orang dewasa. Dengan demikian, kegiatan tersebut menghadirkan partisipasi dari berbagai kelompok usia.

Pudjilatin berharap kegiatan itu menjadi agenda rutin PDKI Keuskupan Tanjungkarang. Menurutnya, kegiatan rutin dapat memperkuat hubungan lintas agama.

Perkuat Kepedulian dan Persatuan

Sementara itu, Pastor Pendamping PDKI Keuskupan Tanjungkarang, RP Ambrosius Dhani Indrata, SCJ, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak. Ia berterima kasih kepada mereka yang membantu kegiatan tersebut.

“Semoga kita saling mengeratkan ikatan dalam hidup dan pelayanan sebagai anak-anak Tuhan. Semoga kegiatan ini juga mempererat persatuan dan persaudaraan kita,” ujarnya.

Di sisi lain, Pastor Kepala Paroki Ratu Damai Teluk Betung Bandar Lampung, RD Apolonius Basuki, menyebut kegiatan tersebut sebagai wujud persaudaraan.

Menurutnya, masyarakat dapat membangun persaudaraan tanpa melihat latar belakang. Dengan semangat tersebut, masyarakat dapat memperkuat rasa senasib dan sepenanggungan.

“Sebagai sesama manusia yang diciptakan Tuhan tanpa membedakan latar belakang apa pun. Kita harus merasa senasib sepenanggungan, sehati seperasaan dalam hidup di negara NKRI,” tegasnya.

Libatkan Forum Lintas Agama

Selain itu, Forum Kerukunan Lintas Agama (FKLA) Provinsi Lampung turut mendukung kegiatan tersebut. Romo Roy ikut membantu panitia sejak tahap persiapan.

Selanjutnya, dukungan tersebut berlanjut hingga acara selesai. Kolaborasi berbagai pihak membuat Bazar dan Pentas Seni Lintas Agama berjalan dengan baik.***