Romo Apol : Wanita Katolik RI Bagai “Taman Gereja”

0
531
Romo Apol pada acara Pertemuan WK RI Bakorcap Bandar Lampung, Minggu, 19 Mei 2019 di GSG Gereja Ratu Damai Teluk Betung.

ALTUMNEWS.com, BANDAR LAMPUNG — Wanita Katolik diharapkan mampu semakin membuat keindahan gereja dan masyarakat. Jika diibaratkan Gereja adalah bangunan, maka wanita katolik sebagai tamannya. Demikian diungkapkan Pastor Kepala Paroki Maria Ratu Damai Teluk Betung, RD Apolonius Basuki.

Menurut Romo Apol, begitu sapaan akrabnya, Wanita Katolik RI kiranya bisa menambah harum serta menjadi garam dan terang bagi Gereja dan masyarakat.

“Menurut saya WK RI merupakan ormas yang paling solit dibandingkan yang lain,” kata Romo Apol pada acara Pertemuan WK RI Bakorcap Bandar Lampung, Minggu, 19 Mei 2019 di GSG Gereja Ratu Damai Teluk Betung.

Romo Apol berpesan kiranya di tengah kesibukan dan keaktifan perempuan-perempuan anggota WK RI, tetap menjadikan yang utama.

“Dalam pelayanan harus berangkat dari keluarga yang bahagia, bukan pelarian dari rumah tangga yang bosan dan jenuh. Maka ketika pulang dengan rindu oleh keluarga yang bahagia di rumah,” ungkapnya.

Romo Apol juga berpesan pada seluruh anggota WK RI, khususnya Bakorcap Bandar Lampung untuk senantiasa rendah hati dalam pelayanan.

“Maka sebagai WK RI harus menjadi rendah hati dan jangan merasa penting serta berjasa bagi pelayanan,” kata Romo Apol.

Pertemuan WK RI Bakorcap Bandar Lampung

Ketua Badan Koordinasi Cabang (Bakorcab) WK RI Bandar Lampung Cicilia Tresnaningsih Carlost mengatakan pertemuan ini untuk membahas program kerja dari masing-masing cabang.

“Ini adalah pertemuan tiga bulanan untuk membahas program. Jadi pesertanya dari WK RI DPC Way Kandis, DPC Panjang, DPC Teluk Betung, DPC Margo Agung, DPC Kedaton dan DOC Tanjungkarang,” jelasnya.

Romo Apol pada Pertemuan WK RI Bakorcab Bandar Lampung di GSG Gereja Ratu Damai Teluk Betung, Minggu, 19 Mei 2019.

Menurut Carlost, pertemuan ini dipakai untuk menjalin kerja sama antar cabang sebagai tolak ukur keberhasilan program masing-masing cabang. “Apakah kegiatan atau program sudah terarah dengan acuan ADART hasil kongres WK di Jakarta beberapa waktu lalu,” jelasnya.

BACA JUGA:  Wakil Bupati Pringsewu Canangkan Kampung Siaga Bencana Pekon Ambarawa Timur

Carlost mengungkapkan pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk memberi motivasi pada anggota dan pengurus cabang yang belum mampu “berkiprah melayani di luar Altar”.

“Diharapkan untuk berggabung berjejaring dan bekerjasama dengan PKK Posyandu dan Gabungan Organisasi Wanita se-Bandar Lampung,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Presidium WK RI DPD Lampung, Ellysabet Sri Puryani mengharap setiap cabang untuk menjalankan program turunan dari kongres di Jakarta.

“Kiranya semua cabang dapat menjalankan program kerja dari hasil kongres yang diturunkan ke konverda dan disusun oleh masing-masing cabang sesuai dengan kondisi dan situasi cabangnya masing-masing,” katanya.

Ellysabet juga menyampaikan terimaksih pada Romo Apol sebagai Pastor Kepala Paroki Teluk Betung yang telah memberi ruang pada WK RI di Teluk Betung.

“Dukungan dari Romo Apol dan umat setempat karena berkat beliau, WK RI yang sudah 23 tahun tenggelam di Teluk ini jadi hidup lagi. Jadi dukungan mereka luar biasa,” tutupnya.***

Editor : Robert

Facebook Comments