Sunatan Massal Sangat Membantu Warga Kurang Mampu di Bandar Lampung

0
624
106 anak menjadi peserta sunatan massal dan Sunatrone Khitan Klamp Lampung menjadi pelaksana proses sunat.

ALTUMNEWS.com, BANDAR LAMPUNG — Ratusan anak yang sebagian besar dari keluarga kurang mampu, mengikuti sunatan massal, Minggu, 16 Juni 2019 di SLB Dharma Bhakti Dharma Pertiwi Bandar Lampung.

Kegiatan ini digelar oleh Paguyuban Devosan Kerahiman Ilahi (PDKI) Keuskupan Tanjungkarang bekerjasama dengan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung serta ormas lintas agama.

Yudi Prayitno, 39, orangtua peserta khitanan massal mengaku bersyukur . Pasalnya, ketika si anak merengek meminta disunat, ia pun langsung mendaftarkan diri. “Saya mendapat informasi dari Pak Anton (umat Katolik Kedaton) mengenai sunatan massal, makanya langsung daftar, alhamdulillah bisa dan si anak juga senang banget,” katanya.

Menurut pria yang bekerja serabutan ini, ia sangat terbantu dengan acara sunatan massal. Pasalnya, kebutuhan ekonominya yang cukup pas-pasan membuat dirinya sempat bingung ketika anaknya teriak minta disunat. “Ini rejeki juga, selain dapat sunat gratis, dapat bingkisan juga buat anak,” pungkasnya.

Terkait hal tersebut, Vikjen Keuskupan Tanjungkarang RP Yohanes Samiran SCJ mengatakan acara sunatan massal itu sendiri merupakan aksi kepedulian.

106 anak peserta sunatan massal PDKI Keuskupan Tanjungkarang bekerja sama dengan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung.

“Ini merupakan ungkapan nyata bahwa Allah itu peduli, dan kita menjadi alat kepedulian Tuhan untuk sesama, khususnya pada anak-anak yang menjadi peserta khitanan,” kata Romo Samiran.

Ketua Umum (Pamong) PDKI Keuskupan Tanjungkarang, Yohana Pujilatin menyebut, kegiatan kepedulian itu menjadi bagian dari merajut persaudaraan dan kerukunan.

“Anak-anak yang ikut khitanan massal berasal dari berbagai latar belakang agama, 65 peserta beragama Islam, 33 anak beragama Katolik, 8 anak beragama Kristen, ini menunjukan baksos ini bagi semua kalangan dan lintas agama,” ucap dia.

Dandim 0410 Bandar Lampung, Letnan Kolonel Arm Wahyu Jatmiko bersama Ketua TP-PKK Bandar Lampung Eva Dwiana Herman HN serta tokoh dan ormas lintas agama.

Dandim 0410 Bandar Lampung, Letnan Kolonel Arm Wahyu Jatmiko mengatakan sunatan massal ini menjadi salah satu cara merawat kebhinekaan.

BACA JUGA:  Mati Mesin di Laut Pulau Penjurit, Tim Basarnas Selamatkan 5 ABK dan 1 Kapten Kapal Bagan

“Ini menjadi salah satu metode kita melakukan kegiatan bersama-sama. Kalau kita bicara sosial, masalah kemanusian ternyata semua memiliki kesamaan dan itu yang harus kita gali dan rawat agar (Lampung) tetap aman, tenteram, dan kerukunan terus terbangun,” pungkasnya.

Ketua Forum Kerukunan Lintas Agama (FKLA) Provinsi Lampung, Mohammad Bahruddin mengatakan bahwa khitanan massal ini merupakan murni aksi kemanusiaan.

“Dengan melibatkan semua jaringan lintas agama menunjukan bahwa ini merupakan murni aksi kemanusiaan. Tidak ada kepentingan lain, yang ada hanya kepentingan bersama kemanusiaan,” papar Kiai Bahruddin.

Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan (HAK) dan Kerawam Keuskupan Tanjungkarang, Romo Roy begitu mengapresiasi kegiatan kemanusiaan ini.

“Kegiatan ini sebagai aksi merapatkan barisan untuk terus meningkatkan dialog karya dengan mengedepankan aksi kemanusiaan yang merupakan nilai universal. Ini adalah wujud nyata kasih dan iman. Kesalehan iman diharapkan akan dapat melahirkan kesalehan sosial,” ungkap Romo Roy.

Ketua TP-PKK Bandar Lampung Eva Dwiana Herman HN yang turut hadir berharap bakti sosial sunatan massal dapat dilaksanakam di seluruh kabupaten di Lampung.

“Mudah-mudahan acara ini jangan sampai di sini, karena semua masyarakat tidak hanya di Bandar Lampung saja, tapi kabupaten dan kota sangat membutuhkan seperti ini. Mudah-mudahan kesatuan dari umat beragama ini mencerminkan kita menjaga NKRI kita,” tutupnya.

Sebagai informasi berbagai organisasi lintas agama terlibat seperti ; Muslimat NU Lampung, Forum Kerja Lintas Agama (FKLA) Lampung, Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Lampung, PHDI Lampung, PGIW Lampung, Walubi Lampung dan PSMTI Lampung. Selain itu Ehipassiko Foundation Lampung, Fatayat NU, BKOW, WKRI Lampung, Lions Clubs, dan PWKI Lampung serta media mitra. Sedangkan Sunatrone Khitan Klamp Lampung sebagai pelaksana proses khitan.***

BACA JUGA:  PGN Sabet Penghargaan Keselamatan Migas 2019

Editor : Robert

Facebook Comments