Pemuda Katolik Komcap Lampung Tengah Gelar Mapenta dan Muskomac

0
38
Anggota DPD RI Anang Prihantoro memberikan materi pada acara Masa Penerimaan Anggota (MAPENTA) Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcap) Lampung Tengah, di Balai Desa Kaliejo Lampung Tengah, Minggu, 21 Juli 2019.

ALTUMNEWS.com, LAMPUNG TENGAH — Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcap) Lampung Tengah kembali mengadakan Mapenta dan Musyawarah Komisariat Anak Caban (Muskomac) Wilayah Barat Lampung Tengah yakni Kecamatan Bangunrejo dan Kecamatan Pubian. Acara berlangsung di Balai Desa Kalirejo Lampung Tengah, Minggu, 21 Juli 2019.

“Kerjasama, soliditas dan solidaritas harus kita bangun terus menerus meskipun berbeda keyakinan baik dengan Ansor maupun Hindu,dan Budha harus terus kita jaga keharmonisan,” kata Ketua Komcab Lampung Tengah, Mudiyanto.

Menurut Mudiyanto, di Lampung Tengah terdapat 28 kecamatan yang akan segera dibentuk. “Supaya kita bisa berhubungan dan bisa menjalin sinergi dan kerjasama dengan teman teman lintas agama,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, hadir Pengurus Pemuda Ansor Kecamatan Kalirejo Andriadi. Dia mengajak Pemuda Katolik untuk bersama sama membangun Lampung Tengah penuh damai.

“Narasi narasi untuk melunturkan persatuan bangsa harus di counter baik di medsos maupun dimasyarakat, kita bangun narasi narasi kebangsaan. Mari bersama-sama kita tangkal paham-paham sempit dan informasi informasi hoax yang menyesatkan,” ungkapnya.

Ketua Pemuda Katolik Komda Lampung, Marcus Budi Santoso pada acara itu memberikan tiga pesan terkait tugas sebagai kader katolik.

“Yang pertama karena membawa nama katolik maka mau tidak mau kita harus mumpuni ke kekatolikanya atau katolisitasnya, karena di situlah keimanan kita. Tugas kedua adalah mengkader orang di bawahnya sesuai tata kelola organisasi, sedikit tapi mentes bukan soal jumlah. Tugas kita disitu mengawal bangsa melalui kepopuleran leadership dan ketokohan,” paparnya.

Menurut Marcus, mengawal ideologi bangsa hendaknya harus merapat ke teman-teman lintas iman yang memang sejalan dan sepaham serta tidak sepaham.

“Yang terakhir bekerja, Pemuda Katolik harus membenahi ekonomi keluarga sehingga tidak menjadi beban organisasi Pemuda Katolik justru harus bisa menjadi jembatan berkat bagi lainya dan tak kalah penting perlunya distribusi kader untuk kebermanfaatan di sosial kemasyarakatan, ” pungkasnya.

Pada tempat yang sama, RD Andreas Basuki Wagiman memberikan nasehat kepada Pemuda Katolik agar sungguh  bisa menghayati semboyan yang digaungkan “Pro Ecclesia! Et Patria!”.

“Kiranya Pemuda Katolik dalam setiap kegiatannya bisa menginspirasi banyak orang, saya tunggu keberadaanya sungguh bisa membawa berkat bagi sesama. Harapannya juga di setiap kecamatan lain segera terbentuk,” tandas Romo Kepala Paroki Kalirejo ini.

Ketua Pelaksana kegiatan ini, Basilius dalam laporanya mengungkapkan untuk wilayah barat Lampung Tengah ini sebenernya ada banyak potensi kecamatan tapi sementara ini Bangunrejo dan Kalirejo yang masih terjangkau.

“Mapenta dan Muskomac kali ini diikuti 40-an peserta, harapan saya kedepan Komisariat-Komisariat anak Cabang ini dapat bersinergi untuk melakukan kegiatan bersama dengan rekan-rekan lintas agama untuk merawat kerukunan,” kata Basilius yang juga Ketua Komisariat Anak Cabang Kalirejo.

Sebagai informasi, hadir pula dalam acara ini Pengurus Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah), Anggota DPD RI Anang Prihantoro yang diundang sebagai narasumber dan Dewan Pakar Komcab Lampung Tengah, Lambok Nainggolan.***

Penulis : Taim

Editor   : Robert

Facebook Comments