Kemensos RI Mencanangkan KSB di Empat Kecamatan Berbasis Kawasan Kabupaten Lampung Selatan

0
76
Panglima Tagana Lampung Sumarju Saeni saat di posko pengungsian tsunami di Kalianda Lampung Selatan beberapa waktu lalu. Foto : Robert

ALTUMNEWS.com, BANDAR LAMPUNG — Masih teringat jelas ditangan kita bahwa pada tanggal 22 Desember 2018, wilayah Kalianda dikejutkan oleh peristiwa tsunami yang menyebabkan kerugian luar biasa baik harta maupun jiwa anggota keluarga.

Peristiwa tersebut disebabkan oleh letusan Anak Krakatau di Selat Sunda menghantam daerah pesisir Banten dan Lampung. Sedikitnya 426 orang tewas dan 7.202 terluka dan 23 orang hilang akibat peristiwa ini. Demikian kata Kepala Dinsos Lampung Sumarju Saeni (09/09/2019) di ruang kerjanya.

Selanjutnya dikatakan oleh “Panglima Tagana Lampung” ini bahwa belajar dari peristiwa tersebut maka masyarakat lah yang merupakan pihak pertama yang langsung berhadapan dengan ancaman bencana. Kesiapan masyarakat menentukan besar-kecilnya dampak bencana di masyarakat.

“Masyarakat adalah pelaku penting untuk mengurangi kerentanan dengan meningkatkan kemampuan diri dalam menangani bencana,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinsos Lampung Selatan; Dulkahar mengatakan bahwa untuk mengurangi resiko korban jiwa, Kementerian Sosial mengalokasikan kegiatan Kampung Siaga Bencana (KSB) di empat desa sepanjang pantai di Kabupaten Lampung Selatan.

“Keempat desa tersebut adalah; Desa Kelawi, Kecamatan Bakauhuni, Desa Sumur Kecamatan Ketapang, Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung,” terangnya.

Dra.Ni Masitoh Tri Siswandewi M.Si Kasubdit Kesiapsiagaan dan Motivasi Dit.PSKBA Kemensos RI, menjelaskan bahwa KSB yang akan berlangsung dari tanggal 9 – 11 September diikuti oleh masing- masing desa sebanyak 60 orang. ” Dengan demikian keseluruhan sebanyak 240 orang,” katanya.

KSB lanjut Ni Masitoh bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang kerawanan dan ancaman bencana. Selain itu membentuk jejaring yang terkait dengan kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat, mengorganisir potensi masyarakat, memberikan kepastian dan kesinambungan, dan memperkuat hubungan sosial dan mengoptimalkan potensi sumberdaya.

“Rencananya KSB ini akan dicanangkan Dirjen Linjamsos Kemensos RI bersama Bupati Lampung Selatan pada akhir latihan di Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo”. pungkasnya.***

Editor : Robert

Facebook Comments