Hari Pangan Sedunia, SMA Xaverius Bandar Lampung Kenalkan Kuliner Nusantara

ALTUMNEWS.com, BANDAR LAMPUNG — SMA Xaverius Bandar Lampung merayakan Hari Pangan Sedunia dengan cara yang berbeda. Sekolah tersebut mengajak siswa mengenal kekayaan kuliner Nusantara melalui berbagai kegiatan kreatif.

Peringatan Hari Pangan Sedunia yang jatuh setiap 16 Oktober itu tidak sekadar menghadirkan acara seremonial. Para siswa dan guru ikut terlibat dalam lomba memasak, menggambar poster, serta ekspo makanan tradisional.

Kegiatan tersebut mengajak generasi muda mengenal makanan khas berbagai daerah. Selain itu, para siswa belajar menghargai makanan dan memahami pentingnya berbagi dengan sesama.

Lomba Memasak Kenalkan Kuliner Nusantara

Kepala SMA Xaverius Bandar Lampung F. Joko Winarno mengatakan Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang sangat beragam. Menurutnya, generasi muda perlu mengenal kekayaan tersebut sejak berada di bangku sekolah.

“Indonesia sangat kaya dengan keanekaragaman kulinernya. Bagi kami, ini penting untuk diperkenalkan kepada semua anak didik kami, tentu melalui lomba memasak yang diikuti para siswa juga dewan guru,” ujar Joko, Rabu (16/10/2019).

Melalui lomba tersebut, siswa tidak hanya memasak. Mereka juga mengenal bahan, teknik pengolahan, hingga cara penyajian makanan tradisional.

Setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing. Perbedaan rasa, bahan, cara memasak, dan penyajian menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

Karena itu, pengenalan kuliner Nusantara dapat menjadi cara sederhana untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal.

Siswa Ikuti Beragam Lomba

Selain lomba memasak, SMA Xaverius Bandar Lampung juga menggelar lomba menggambar poster. Sekolah kemudian mengajak siswa mengikuti ekspo makanan dan jajanan tradisional.

Beragam kegiatan tersebut membuat peringatan Hari Pangan Sedunia terasa lebih hidup. Siswa dapat belajar melalui aktivitas yang menyenangkan dan melibatkan kreativitas.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Martha Rini Suharti juga mengajak seluruh warga sekolah menghargai makanan.

“Karena seperti kita tahu, masih banyak manusia dan sesama di sekitar kita yang belum bisa menikmati makanan. Kita harus selalu bersyukur kepada Tuhan atas berkat yang diberikan kepada kita,” tandasnya.

Pesan tersebut menjadi salah satu nilai penting dalam kegiatan. Siswa tidak hanya mengenal makanan tradisional, tetapi juga belajar bersyukur dan menghargai makanan yang mereka konsumsi.

Hari Pangan Jadi Momentum Belajar

Guru SMA Xaverius Bandar Lampung Anastasia Peni mengaku mendapat kesan positif dari kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Hari Pangan membantu warga sekolah mengenal lebih banyak makanan tradisional.

“Dan yang terpenting, kita lebih menghargai makanan yang ada!” katanya.

Hal serupa disampaikan Ratri, siswa kelas XI IPS 3. Ia menikmati rangkaian kegiatan karena sekolah menghadirkan berbagai lomba yang menarik.

“Seru sekali ya, karena dimeriahkan dengan berbagai lomba dan mengajarkan kita untuk selalu berbagi dan menghargai makanan yang kita nikmati. Kegiatan ini juga mengajarkan kita solidaritas antar sesama,” ungkap Ratri.

Antusiasme siswa menunjukkan bahwa edukasi pangan dapat berjalan melalui kegiatan kreatif. Dengan cara tersebut, sekolah dapat mengenalkan nilai budaya sekaligus membangun kepedulian sosial.

Ekspo Jajanan Tradisional Tutup Acara

Rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia kemudian berlanjut dengan ekspo jajanan tradisional. Setiap kelas bersama para guru menyiapkan berbagai makanan khas untuk dinikmati warga sekolah.

Suasana semakin meriah ketika siswa dan guru mencicipi jajanan yang tersedia. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi warga sekolah untuk saling berbagi.

Melalui kegiatan ini, SMA Xaverius Bandar Lampung menunjukkan bahwa peringatan Hari Pangan Sedunia dapat menjadi ruang edukasi. Kuliner Nusantara menjadi pintu masuk untuk mengenalkan budaya, rasa syukur, kepedulian, dan solidaritas kepada generasi muda.

Kontributor: Maria Inggrid Palupi XI IPS 3 dan Alvina Natasya XI IPS 3