KKPPMP Keuskupan Tanjungkarang Bagikan Ratusan Masker ke Warga Dusun Sinar Tiga

0
132
Anggota Komunitas GATK Lampung, Robert saat menyerahkan masker kepada Kadus Sinar Tiga Kusyanto, Sabtu (4/4/2020).

ALTUMNEWS.com, PESAWARAN — Komisi Keadilan Perdamaian dan Pastoral Migran Perantau (KKPPMP) Keuskupan Tanjungkarang membagikan ratusan masker kepada masyarakat di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai, Pesawaran. Hal itu untuk membantu pemerintah mencegah penyebaran virus korona atau covid-19.

“Kami ingin membantu masyarakat dan pemerintah yang sedang mengalami permasalahan akibat COVID-19 ini, antara lain dengan cara sebagaimana anjuran pemerintah yaitu pola hidup sehat dan bersih. Kami berikan masker,” kata perwakilan KKPPMP Keuskupan Tanjungkarang Robert, usai bagikan masker di Dusun Sinar Tiga, Desa Harapan Jaya, Sabtu (04/4).

Robert yang juga anggota komunitas Gerakan Aktif Tanpa Kekerasan (GATK) Lampung menambahkan, masyarakat bisa membantu memutus mata rantai penyebaran korona dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Sementara itu, Kepala Dusun (Kadus) Sinar Tiga, Desa Harapan Jaya, Kusyanto mewakili Kades Harapan Jaya menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan masker yang diterima warganya.

“Kami sangat masyarakat Harapan Jaya khususunya Dusun Sinar Tiga sangat berterima kasih. Harapan kami, semoga wabah korona segera berlalu, tidak berlarut-larut,” kata Kusyanto di lokasi gotong royong.

Kusyanto berharap mendapat tambahan masker lagi minimal untuk warga dusunnya. “Jadi untuk di Sinar Tiga, dusun kami masih kurang lagi 200-an masker lagi,” imbuh Kusyanto.

Sebagaimana diketahui, Desa Harapan Jaya menjadi tujuan wisatawan untuk berwisata. Bagaimana tidak, di desa ini terdapat spot-spot wisata indah seperti Air Terjun Sinar Tiga, Air Terjun Penyarian dan Bukit Cendana. Walau spot-spot wisata sudah ditutup namun masih ada kadang wisatawan yang berkunjung.

Sementara itu, Ch Dwi Yuli Nugrahani, Ketua KKPPMP Keuskupan Tanjungkarang menjelaskan Sejuta masker untuk Lampung menjadi Gerakan menjadi salah satu gerakan spontan yang awalnya dikerjakan oleh ibu-ibu peduli pada situasi terkini karena menyebarnya virus Covid 19.

BACA JUGA:  WK RI Lampung Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang

“Kami dan beberapa teman menyebutnya #solidaritaskeuskupantanjungkarangbersamalawancovid19,” kata Yul.

Menurut Yuli, yang terlibat di dalamnya adalah Caritas Keuskupan Tanjungkarang, KKPPMP Keuskupan Tanjungkarang, Wanita Katolik RI Lampung, Paguyuban Devosan Kerahiman Ilahi (PDKI) Lampung. “Kemudian Serikat Sosial Vincentian (SSV) Lampung, Kelompok Pemerhati LP Keuskupan Tanjungkarang, Gerakan Aktif Tanpa Kekerasan (GATK) Lampung, Bidang Diakonia Paroki Katedral Tanjungkarang, Komisi Kepemudaan Keuskupan Tanjungkarang, OMK, Komsos Keuskupan Tanjungkarang, suster CB, HK, FSGM, dan siapa pun yang peduli,” jelasnya.***

Editor : Robert

Facebook Comments