oleh

Dinsos Lampung Lakukan Monitoring dan Evaluasi 7 UPTD

ALTUMNEWS.com, BANDARLAMPUNG — Dinas Sosial Provinsi Lampung melakukan monitoring dan evaluasi pada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di lingkungannya. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari, 5-13 Agustus 2020.

Plt. Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Heryana Romdony saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis 13 Agustus 2020 mengatakan, Dinas Sosial Provinsi Lampung melakukan monitoring dengan sasaran salah satunya pelaksanaan pelayanan rehabilitasi sosial pada UPTD.

“Selain itu pembinaan kepegawaian, pengelolaan keuangan dan aset daerah dan perencanaan program kegiatan,” ungkap Heryana Romdony.

Heryana Romdony menjelaskan tujuan kegiatan monitoring ialah untuk menyamakan persepsi dan pemahaman dalam pelaksanaan pelayanan rehabilitasi sosial pada UPTD secara optimal.

Hasil yang diharapkan lanjut Heryana Romdony adalah pertama agar UPTD dalam memberikan pelayanan rehabilitasi sosial pada klien dapat terealisasi sesuai ketentuan.

“Kemudian yang kedua melalui pelayanan administrasi kepegawaian secara prima diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pegawai, yang ketiga diharapkan pengelolaan keuangan yang tertib agar sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ungkapnya.

“Juga diharapkan bagi UPTD dalam memberikan pelayanan kebutuhan dasar anak harus sesuai dengan ketentuan SDM,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, rangkaian kegiatan monitoring dan evaluasi pada UPTD di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Lampung yang dilaksanakan selama 5 hari itu ialah UPTD Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial (PRSTS) Mardi Guna, UPTD Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (PKS) Insan Berguna. Selain itu UPTD Pelayanan Sosial Asuhan Anak (PSAA) Budi Asih, UPTD Pelayanan Sosial Bina Remaja (PSBR) Raden Intan, UPTD Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (PRSPD), dan UPTD Pelayanan Sosial Asuhan Anak (PSAA) Harapan Bangsa, serta UPTD Panti Sosial Lanjut Usia (PSLU) Tresna Werdha.

Dikatakan Plt. Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, dari ketujuh panti yang dikunjungi tersebut, Dinas Sosial Provinsi Lampung perlu mengembangkan inovasi-inovasi.

“Sehingga UPTD atau panti-panti yang melaksanakan pelayanan secara konvensional bisa lebih modern dan menyesuaikan dengan perkembangan, terutama teknologi dan informasi yang sangat pesat,” imbuhnya.

Heryana Romdony berharap UPTD-UPTD yang berada dibawah Dinas Sosial Provinsi Lampung diharapkan kedepan bisa menjadi prototipe pengembangan panti-panti yang diselenggarakan oleh lembaga-lembaga kesejahteraan sosial yang dikelola oleh masyarakat.

“Sehingga pelayanan sosial yang diberikan kepada masyarakat dengan berbagai jenis permasalahan yang dihadapinya bisa diselenggarakan, dan bisa melayani sesuai dengan tujuan dari pembangunan bidang kesejahteraan sosial, dan ini semua diarahkan guna mendukung visi misi Gubernur Lampung untuk mewujudkan rakyat Lampung berjaya,” tutupnya.***

Editor : Robertus Bejo

Komentar

News Feed