oleh

Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung Sosialisasikan Program Kartu Petani Berjaya (PKPB) di Pesisir Barat

ALTUMNEWS.Com, PESISIR BARAT — Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung mensosialisasikan Program Kartu Petani Berjaya (PKPB) di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Barat, Desa Biha, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (02/12/2020).

Dalam arahannya, Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Ir. Bani Ispriyanto menyampaikan, PKPB ini adalah program unggulan Gubernur Lampung yang bermanfaat untuk meningkatkan pendapatan petani, hasil yang lebih melimpah dan membantu petani memasarkan hasil panen.

“Program Kartu Petani Berjaya dilaksanakan di seluruh Lampung secara bertahap dengan berbagai program. Meliputi pendistribusian pupuk subsidi, penyediaan benih padi, jaminan irigasi dan jadwal panen,” kata Bani mewakili Kadis Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung, Ir. Kusnardi, M.Agr.Ec.

Bani menambahkan, Pergub Nomor 9 tahun 2020 tentang PKPB adalah suatu program yang menghubungkan semua kepentingan pertanian. Tujuannya untuk mencapai kesejahteraan petani dan semua pihak yang terlibat dalam proses pertanian secara bersama-sama.

“Adapun ukuran kinerja keberhasilan antara lain peningkatan produksi dan produktivitas, efisien usaha tani, peningkatan keuntungan usaha tani, dan peningkatan nilai tukar petani,” tambahnya.

Menurut Bani, keunikan PKPB diantaranya perencanaan usaha tani yang meliputi kebutuhan saprotan per masa tanam, jadwal tanam, biaya kegiatan dan pekerjaan pertanian, setiap masa tanam.

“Keunikan berikutnya adalah realisasi usaha tani sebagai tolok ukur keberhasilan usaha tani, serta sebagai laporan keuangan sebagai acuan bank capabilities,” tambahnya.

Kemudian, lanjutnya terkait keanggotaan adalah petani dan semua pihak terkait yang merupakan anggota, terdaftar dalam satu sistem, serta proses transfer dan arus transaksi secara otomatis diatur dalam sitem KPB.

BACA JUGA:  Universitas Lampung Lakukan Groundbreaking Pembangunan Masjid Al Wasii

Banyak manfaat yang didapatkan terutama untuk para petani dengan diterapkannya PKPB.

“Diantaranya mendapatkan kapasitas ketersediaan pupuk, benih, obat-obatan baik yang digunakan pada tanaman pangan, perkebunan, peternakan dan perikanan yang bersubsidi dan non subsidi dengan harga dan kualitas terbaik,” terang Bani.

Selain itu juga lanjut Bani, patani mendapatkan kemudahan permodalam baik dari Bank atau lembaga keungan lainnya.

“Disamping itu juga, petani mendapatkan dukunngan asuransi usaha tani padi (AUTP) maupun asuransi usaha lainnya,” tambah Bani.

Manfaat berikutnya jelas Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung ini, petani mendapatkan fasilitas sosial program pemerintah berupa beasiswa anak petani dan bantuan sosial lainnya.

“Petani juga mendapatkan kepastian pemasaran hasil panen dengan harga terbaik serta mendapatkan pembinaan dan penyuluhan usaha,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Barat Yunida, S.E., menjelaskan sebanyak 50 peserta ikut dalam acara sosialisai ini.

“Para peserta adalah para petani, operator dan koordinator PPL dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Pesisir Selatan, Karya Penggawa dan Kecamatan Ngambur,” jelasnya.

Sebagai informasi, team dari Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung pada acara itu juga mengajak semua peserta untuk praktek langsung membuka aplikasi KPB.***

Editor : Robertus Bejo

Komentar