oleh

Teknik Fakultas Teknik Unila Gelar Sosialisasi Implementasi Merdeka Belajar-Kampus Merdeka

ALTUMNEWS.Com, BANDARLAMPUNG – Jurusan Teknik Fakultas Teknik Universitas Lampung menggelar sosialisasi Implementasi MBKM di Prodi Teknik Mesin Universitas Lampung. Sosialisasi ini dalam rangka hibah Center of Excellence (CoE) Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Dirjen Belmawa – Kemenristekdikti). Kegiatan berlangsung di Hotel Golden Tulip Bandarlampung, Selasa (19/10/2021).

Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum dan Manajemen Kampus Merdeka (KMKM) Unila, Dr. Feni Munifatullah mengatakan ada tujuh Program Studi (Prodi) yang mendapatkan hibah CoE MBKM dari Dirjen Belmawa – Kemenristekdikti.

“Jadi kami dari tahun 2020 sudah memfasilitasi dan mendampingi rekan-rekan dari berbagai macam prodi untuk mendapatkan hibah-hibah MBKM yang bervariasi, salah satunya adalah Center of Excellence,” jelas Dr. Feni.

Dr. Feni menyampaikan pihaknya juga menfasilitasi hibah Kerjasama Kurikulum dan Implementasi MBKM serta hibah Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI).

“Dan itu pesertanya cukup banyak, sehingga kami totalnya memiliki tujuh program studi yang mendapatkan hibah, kemudian 2.000 mahasiswa yang ikut KMMI.

Menurut Kepala Pusat Pengembangan KMKM Unila, pihaknya bukan kali pertama mendapatkan hibah CoE MBKM Dirjen Belmawa – Kemenristekdikti.

“Jadi di tahun 2020 kami juga sudah mendapatkan hibah untuk 3 program studi dan untuk tahun ini kami mendapatkan 4 program studi,” pungkas Dr. Feni.

Salah satu pembicara pada kegiatan Sosialisasi Implementasi MBKM tengah memaparkan materinya, di Hotel Golden Tulip Bandarlampung, Selasa (19/10/2021).

Ketua pelaksana kegiatan Yanuar Burhanuddin menyatakan bahwa sosialisasi ini merupakan sarana untuk menyebar luaskan praktik Implementasi MBKM di suatu Prodi ke Prodi lainnya baik di internal universitas maupun eksternal universitasi.

“Sosialisasi ini dihadiri oleh 3 Prodi di Universitas Lampung dan 4 Prodi di luar Universitas Lampung,” kata Yanuar saat wawancara dengan media di sela-sela acara.

Hal itu sejalan dengan program Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, yang pada awal tahun 2020 melalui Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 mencanangkan perlunya memberikan kebebasan bagi mahasiswa untuk mengambil SKS di luar program studi.

BACA JUGA:  Tingkatkan Sinergitas Pemprov dan TNI, Wagub Bachtiar Terima Kunjungan Kerja Danrem 043 Gatam Taufik Hanafi

Selama tiga semester, mahasiswa dapat mengambil pembelajaran di luar prodi dalam Perguruan Tinggi (PT) dan/atau pembelajaran di luar PT dengan harapan, kelak dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan siap bersaing di dunia kerja.

Untuk mempercepat pelaksanaan MBKM, Direktorat Pembelajaran Mahasiswa membuat berbagai program bantuan seperti Hibah Kerja Sama Kurikulum, Hibah Center of Excellence (CoE) MBKM, dan program lainnya.

Bermodalkan kurikulum MBKM yang sudah disusun dan terlibat pada pertukaran pelajar FT Unila – FT Untirta, Prodi S1 Teknik Mesin mengajukan proposal Program Bantuan Program Studi menjadi Center of Excellence (CoE) MBKM ke Direktorat Belmawa Dikti.

Alhamdulillah kami dipercaya untuk menjalankan kegiatan bantuan ini, namun juga amanah yang berat khususnya pada kondisi pandemi Covid-19” ujar Penanggung Jawab Acara Ahmad Su’udi, S.T., M.T.

Dalam kegiatan Prodi Menjadi CoE MBKM, pihaknya memilih empat Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP) yaitu jalur Magang Industri, Pertukaran Mahasiswa, Riset, dan Kewirausahaan. Ditambah kegiatan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis proyek tim dan studi kasus, serta sosialisasi praktik implementasi MBKM.

Penanggung Jawab Acara Sosialisasi, Ahmad Su’udi menegaskan dalam pelaksanaan acara sosialisasi pihaknya menerapkan protokol kesehatan covid-19 ketat.

“Peserta sebelum memasuki ruangan harus menunjukkan aplikasi Peduli Lindungi sebagai bukti bahwa telah melakukan vaksinasi COVID-19 dan dipantau riwayat Pemeriksaan COVID-19, selain memakai masker, dilakukan pengukuran suhu tubuh, dan tempat duduk antar peserta diatur jaraknya,” pungkas Ahmad.

Untuk diketahui, pembicara pada kegiatan Sosialisasi Implementasi MBKM di Prodi S1 Teknik Mesin adalah Gusri Akhyar Ibrahim, memaparkan implementasi MBKM Magang Industri. Amrizal memaparkan implementasi MBKM Pertukaran Pelajar dan Shirley Savetlana memaparkan implementasi MBKM Riset.

Selain itu, Arinal Hamni memaparkan implementasi MBKM Kewirausahaan. Novri Tanti selaku Kaprodi s1 Teknik Mesin memaparkan perumusan kurikulum MBKM di Prodi S1 Teknik Mesin dan Mohammad Badaruddin memaparkan penyusunan perangkat pembelajaran yang menggunakan team-based project atau case method.***

BACA JUGA:  Lampung Tuan Rumah Kegiatan Penguatan Kapasitas Pendamping dan Pengendalian Bansos Pangan Wilayah I

Editor : Robertus Bejo

Komentar

News Feed