oleh

Komisi HAK dan Kerawam Keuskupan Tanjungkarang dan Ormas Katolik akan Adakan Bakti Sosial Tanam Mangrove

ALTUMNEWS.Com, KALIANDA – Abrasi pantai dan krisis iklim global adalah isu lingkungan yang terus menarik perhatian. Kondisi ini dinilai tidak hanya menjadi tanggung jawab pemangku kepentingan, namun juga seluruh unsur masyarakat agar kondisi bumi tak semakin memburuk.

Dalam rangkaian rapat evaluasi kinerja akhir tahun, Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan (HAK) dan Kerawam Keuskupan Tanjungkarang akan melakukan bakti sosial berupa penanaman pohon bakau atau mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap alam.

Kegiatan yang didukung oleh DPD Wanita Katolik RI Lampung, DPD Vox Point Indonesia Lampung dan Komda Pemuda Katolik Lampung tersebut, menanam ratusan pohon mangrove di kawasan pantai Grand Elty Krakatoa di Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

“Pesertanya belasan orang, berkolaborasi dengan sejumlah ormas katolik seperti WKRI, Vox Point Indonesia dan Pemuda Katolik,” kata Romo Roy, Ketua Komis HAK dan Kerawam Keuskupan Tanjungkarang kepada Altumnews.com Kamis (18/11/2021).

Ia menyebut dirangkulnya sebagai kolaborasi dan kampanye lingkungan kepada ormas Katolik yang konsentrasinya di luar bidang tersebut.

Kemudian juga untuk mengedukasi bahwa konservasi itu tanggung jawab bersama, tidak hanya orang-orang di bidang lingkungan.

“Kegiatan ini sengaja kami sisipkan pada sela-sela rangkaian agenda rapat evaluasi komisi HAK dan Kerawam Keuskupan Tanjungkarang pada Sabtu, 20 November 2021 di Grand Elty Krakatoa Kalianda,” ujarnya.

Romo Roy menyebut aksi penanaman mangrove ini bertemakan “LAUDATO SI: Menjaga dan Merawat Rumah Kita Bersama”.

Gerakan ini dimaknai dengan siapa saja bisa berbuat dan terlibat untuk mewujudkan kepedulian terhadap alam, demi kebaikan bumi.***

Editor : Robertus Bejo

BACA JUGA:  Gereja di Paroki Marga Agung Keuskupan Tanjungkarang Mulai Dibuka, Romo Roy Imbau Umat Terapkan Protokol Kesehatan

Komentar

News Feed