Renungan Harian Keluarga Minggu, 4 September 2022

BKSN 20222,163 views

Bacaan: Luk 14:25–33
(Ignasius YudhoYuliono)

Tanda Salib dan Salam
P: Dalam Nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U: Amin.
P: Semoga kasih karunia dan damai sejahtera Tuhan kita Yesus Kristus selalu beserta kita.
U: Sekarang dan selama-lamanya.

Pengantar
Gereja kita pada bulan September ini mengajak kita semua untuk membaca KitabSuci. St. Hieronimus mengatakan:“Qui non legunt scripturas nesciunt Iesum Christum” (Siapa yang tak membaca kitab suci tidak akan mengenal Yesus Kristus, Tuhan kita). Pada kesempatan ini mari kita mulai membiasakan diri untuk membaca Kitab Suci. Kita bangun gaya hidup baru dengan membaca Kitab Suci.

Doa Pembuka
Marilah kita berdoa, (hening sejenak)
Allah Bapa kami, sumber segala kebijaksanaan, siapakah diantara kami yang mampu menjajaki rencana-Mu? Siapa yang tahu apa yang Kau kehendaki, bila kami selalu dikejar-kejar waktu dan tanpa disertai berpikir? Maka tenangkanlah hati kami dan utuslah Roh Kebijaksanaan-Mu untuk menerangi dan membimbing langkah kami untuk menuju Kehendak-Mu. Demi Kristus pengantara kami.Amin.

Bacaan
Lukas14:25–33
P: Semoga Tuhan beserta kita
U: Sekarang dan selama-lamanya
P: Inilah Injil Suci menurut Lukas
U: Terpujilah Kristus

Renungan
Dalam perikopa ini berbicara perihal mengikuti Yesus. Ada 3 Syarat yang diajukan Yesus pada orang-orang yang mau mengikuti Yesus:
a) Membenci orang-orang dekat kita
b) Memanggul Salib dan mengikuti-Nya
c) Merencanakan secara matang sebelum mengambil keputusan mengikuti Dia.
Apa artinya ketiga syarat tersebut?
 Membenci bapa dan ibunya; istri dan anaknya; saudara laki-laki dan perempuannya bahkan nyawanya sendiri. Membenci artinya tidak mengandalkan penuh pada mereka, tetapi hanya pada Dia yang mau diikuti.
 Memikul salibnya sendiri dan mengikuti Aku. Setiap orang mempunyai beban dan tugasnya sendiri yang tak bisa dialihkan kepada orang lain. Setiap orang mempunyai tanggung jawab atas hidupnya sendiri. Jangan mengeluh dan menyalahkan pihak lain, bila gagal dan tak beruntung. Fokus pada Dia yang kita ikuti.
 Merencanakan secara matang. Syarat pembaptisan dewasa adalah TAHU dan MAU. Oleh karena itu sebelum kita dibaptis, pastor bertanya apa yang anda minta dari Gereja dan maukah anda menerima pembaptisan… Maka sebelum dibaptis, seseorang perlu dipersiapkan dalam masa Katekumenat. Dengan demikian keputusan untuk menerima pembaptisan dilandasi kesadaran hati dan budi dan tidak tergesa-gesa.Mengikuti Kristus adalah berjalan dibelakang Yesus kemanapun Dia pergi. Bersediakah Anda?

BACA JUGA:  Kebersamaan Bangun Goa Natal di Lingkungan Santo Tarsisius Paroki Marga Agung

Doa Umat:
Doa untuk Jemaat Setempat(PS. No. 180)

Bapa Kami
Saudara-saudari terkasih, marilah kita satukan seluruh doa dan permohonan kita dalam doa yamg diajarkan Yesus sendiri. Bapa kami yang ada disurga…

Doa Penutup
Marilah kita berdoa, (hening sejenak)
Allah Bapa, sumber kebijaksanaan, kami bersyukur atas kebijaksanaan yang nampak dalam diri Yesus Kristus Putera-Mu. Buatlah kami siap sedia melakukan perintah-Nya dan mengikuti-Nya agar kami menikmati kebahagiaan yang Ia janjikan. Sebab Dialah Tuhan dan penyelamat kami. Amin.

Mohon Berkat
P: Semoga Tuhan beserta kita
U: Sekarang dan selama-lamanya.
P: Semoga kita semua senantiasa dilimpahi dan dilindungi oleh berkat Allah yang Mahakuasa: Dalam Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U: Amin.
P: Ibadat kita telah selesai marilah kita menjadi pewarta-pewarta kabar gembira Allah.
U: Syukur kepada Allah.***