oleh

Renungan Harian keluarga Minggu, 11 September 2022

Allah akan mencari dan menemukan yang hilang
(Caroline KS)

Tanda Salib dan Salam
P: Dalam Nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus
U: Amin
P: Semoga Tuhan beserta kita
U: Sekarang dan selama-lamanya

Pengantar
Para saudara yang terkasih, pada hari ini Gereja menyediakan bacaan Kitab Suci yang diambil dari Injil Lukas 15:1–10. Kita semua dipanggil untuk mendengarkan sabda Allah dengan seksama agar sabda itu bisa kita pahami dan menjadi pedoman hidup kita sebagai orang beriman. Marilah kita menyiapkan diri dengan hening dan mengarahkan diri pada Allah.

Doa Pembuka
Marilah kita berdoa, (hening sejenak)
Ya Bapa, melalui Yesus Kristus yang kami kenal dalam Kitab Suci, Engkau mengajarkan kepada kami betapa besar kasih-Mu pada kami. Engkau tidak menghendaki satu pun diantara kami ada yang hilang, Engkau selalu mencari untuk menemukan kami. Utuslah Roh Kudus-Mu agar kami mampu memahami sabda-Mu, karena Kristus Tuhan dan pengantara kami. Amin.

Bacaan
Lukas 15:1–10
P: Semoga Tuhan beserta kita
U: Sekarang dan selama-lamanya
P: Inilah Injil Suci menurut Lukas
U: Terpujilah Kristus

Renungan
• Perikope ini diawali dengan mengemukakan bagaimana keseharian Yesus yakni mengajar orang banyak tanpa pandang bulu. Bahkan perhatiannya sangat tampak pada orang-orang berdosa. Yesus bergaul akrab dengan mereka.
• Hal ini menumbuhkan kecemburuan dari orang-orang Yahudi yang berpandangan bahwa orang baik harus bergaul dengan orang baik, mengapa Yesus bergaul akrab dengan orang-orang berdosa? Kalau Dia nabi, pasti tahu siapa yang ada di sekitarnya.
• Bertitik tolak dari sikap orang Farisi dan para ahli Taurat, Yesus mengemukakan dua perumpamaan yang sesungguhnya punya makna yang sama, baik domba maupun dirham yang hilang.
• Yesus menekankan bahwa tugas perutusan-Nya adalah untuk mencari dan menemukan orang-orang yang hilang atau orang-orang berdosa. Mereka semua adalah pribadi yang istimewa dihadapan Allah, Allah tidak mau kehilangan mereka, dalam konteks ini kita pun ada di dalamnya.
• Allah, dalam diri Yesus Kristus, sedang menunjukkan kasih-Nya yang luar biasa, yang datang untuk menyelamatkan semua orang yang berdosa.
• Namun ada sikap yang harus dimiliki oleh kita yakni ‘bertobat’. Ditemukan berarti bertobat dan berjumpa dengan Allah sumber hidup dan sukacita yang sejati. Disinilah sukacita Allah karena satu orang berdosa yang bertobat.
• Bagaimana dengan kita, maukah kita ditemukan oleh Yesus dalam pertobatan yang selalu kita lakukan, karena kita semua lemah dan mudah berdosa? Sebesar apa pun dosa kita, kalau kita mau bertobat, Allah yang Maharahim akan mengampuni dan menganugerahkan sukacita bagi kita.
Doa Umat
Saudara-saudari yang terkasih, baru saja kita mendengarkan Sabda Allah dan merenungkannya dengan baik. Marilah kita panjatkan doa-doa kita kepada Bapa dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kita.
1) Ya Bapa, kuatkanlah iman kami akan Putera-Mu Yesus Kristus yang senantiasa mencari untuk menemukan kami yang sering hilang atau menghilang dari hadapan-Mu. Ajarilah kami tetap setia kepada-Mu di tengah tantangan hidup zaman ini.Marilah kita mohon…
2) Ya Bapa, kami juga berdoa bagi saudara-saudari kami yang saat ini masih tertutup akan sapaan kasih-Mu. Utuslah Roh Kudus-Mu untuk membuka hati mereka agar beriman kepada Putera-Mu dan beroleh keselamatan.Marilah kita mohon…
3) Ya Bapa, Kitab Suci adalah sumber hidup iman kami. Melalui Kitab Suci kami semakin mengenal betapa besar kasih-Mu kepada kami. Ajarilah kami untuk semakin tekun membaca, merenungkan Kitab Suci sehingga iman kami semakin dikuatkan.Marilah kita mohon…
Ya Bapa, demikianlah doa-doa yang kami panjatkan kepada-Mu. Engkau adalah Bapa yang penuh belas kasih, yang tak pernah lelah mencari kami. Semoga melalui sabda yang kami renungkan, kami semakin beriman dan setia kepada-Mu, karena Engkau sumber hidup abadi, kini dan sepanjang segala masa. Amin.

BACA JUGA:  Renungan Harian Keluarga Jumat 2 September 2022

Bapa Kami
Marilah kita satukan seluruh doa kita dengan doa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri: Bapa kami …

Doa Penutup
Marilah kita berdoa, (hening sejenak)
Ya Bapa, kami mengucap syukur atas segala rahmat yang boleh kami terima dari-Mu melalui Sabda-Mu hari ini. Teguhkanlah iman kami melalui sabda-sabda-Mu sehingga kami semakin memahami kehendak-Mu yang bisa kami terapkan dalam kehidupan kami setiap harinya. Doaini kami sampaikan dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami.Amin.

Mohon Berkat
P: Semoga Tuhan beserta kita
U: Sekarang dan selama-lamanya
P: Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati kitaDalam Nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus
U: Amin.***

Komentar