CMSE 2022 Catat 111.441 Peserta, BEI Dorong Investasi untuk Semua

ALTUMNEWS.Com, JAKARTA – Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2022 mencatat rekor baru dengan menarik 111.441 peserta. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar acara ini bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut mendukung penyelenggaraannya.

CMSE 2022 mengusung tema “Pasar Modal untuk Semua Menuju Ekonomi Kuat Berkelanjutan”. Acara ini berlangsung selama tiga hari, pada 13–15 Oktober 2022.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan 45 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia. CMSE 2022 juga memeriahkan Bulan Inklusi Keuangan. Antusiasme peserta menghasilkan sejumlah pencapaian baru dibandingkan tahun sebelumnya.

CMSE 2022 Catat Rekor Jumlah Peserta

Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik menjelaskan konsep penyelenggaraan CMSE 2022. BEI memadukan summit dan expo secara virtual melalui aplikasi berbasis situs web dan perangkat seluler.

Konsep digital ini memungkinkan BEI menjangkau investor dan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Masyarakat juga dapat mengakses kegiatan tersebut secara lebih inklusif.

“Merespon antusiasme serta permintaan para peserta CMSE 2022 ini, maka kami akan tetap membuka layanan CMSE 2022 melalui virtual venue pada situs web cmse.id, sehingga pengunjung tetap dapat menikmati expo. Kami juga akan menyediakan fitur untuk memutar ulang (replay) seluruh sesi webinar yang telah berlangsung,” ujar Jeffrey.

Hingga Sabtu (15/10), CMSE 2022 mencatat 111.441 peserta, termasuk pengunjung booth dan penonton summit. Angka ini melampaui pencapaian CMSE 2021 yang mencapai 101.443 peserta.

Jumlah pendaftar juga meningkat. CMSE 2021 mencatat 20.201 pendaftar, sedangkan penyelenggaraan tahun 2022 menarik 24.277 pendaftar.

Generasi milenial mendominasi peserta dengan porsi 52,9%. Sementara itu, Gen Z menyumbang 25,5% dari total peserta. Keduanya berasal dari dalam maupun luar negeri.

Puluhan Ribu Pengunjung Ramaikan Expo dan Seminar

Sebanyak 88.976 pengunjung mendatangi 132 booth CMSE 2022. Sementara itu, sembilan seminar menarik 22.465 penonton melalui situs cmse.id, tautan langsung, dan kanal YouTube.

Kedua capaian tersebut melampaui hasil tahun sebelumnya. Pada CMSE 2021, jumlah pengunjung booth mencapai 82.469 orang. Adapun seminar mencatat 16.878 penonton.

Pemerintah Dorong Pasar Modal untuk Ekonomi Berkelanjutan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi kinerja pasar modal Indonesia saat membuka CMSE 2022. Menurutnya, pasar modal tetap mencatat imbal hasil yang baik meski menghadapi volatilitas tinggi sepanjang tahun berjalan.

Airlangga juga menyoroti pertumbuhan jumlah perusahaan tercatat. Saat itu, pasar modal Indonesia memiliki lebih dari 800 perusahaan tercatat. Ia menilai pertumbuhan tersebut dapat memperkuat perekonomian nasional.

Pemerintah terus mendorong ekonomi inklusif melalui berbagai kebijakan. Langkah tersebut mencakup implementasi Undang-Undang Cipta Kerja, hilirisasi komoditas, digitalisasi, ekonomi hijau, pemberantasan kemiskinan ekstrem, dan pemberdayaan Indonesia Investment Authority.

Airlangga juga menegaskan pentingnya transisi energi menuju ekonomi hijau.

“Transisi energi tidak bisa dihindari, dan kita harus menghadapinya. Untuk itu, Indonesia memiliki beberapa kebijakan kompensasi dan insentif, yaitu akuisisi energi bersih, mekanisme transisi energi, konversi sumber energi kotor, perdagangan karbon, serta pajak karbon.”

OJK Optimistis terhadap Ketahanan Pasar Modal

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menilai Indonesia berhasil melewati masa sulit akibat pandemi. Industri jasa keuangan, baik perbankan maupun nonbank, kini menunjukkan kondisi yang lebih sehat.

Mahendra optimistis industri keuangan mampu menjaga keberlanjutan perekonomian Indonesia. Ia juga menyoroti daya tahan Indonesia di tengah memburuknya kondisi ekonomi global.

Menurutnya, Indonesia tetap memiliki daya tarik bagi investor. Dalam situasi tersebut, pasar modal berperan penting karena menyediakan fasilitas dan peluang pendanaan bagi perusahaan serta pihak yang membutuhkan modal.

Mahendra berharap pelaku pasar modal terus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Ia juga mengingatkan mereka agar tetap waspada terhadap berbagai risiko ekonomi.

BEI Ajak Masyarakat Berinvestasi di Pasar Modal

Direktur Utama BEI Iman Rachman menyebut dukungan seluruh pemangku kepentingan sebagai faktor penting di balik pencapaian pasar modal Indonesia. Ia berharap pasar modal terus menunjukkan kinerja positif dan mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Iman juga berharap CMSE 2022 dapat memperluas pemahaman masyarakat tentang investasi. Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam pasar modal dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

“Kami juga berharap rangkaian acara CMSE 2022 dapat membantu masyarakat untuk melihat bahwa investasi pasar modal terbuka untuk semua orang dan setiap pelakunya memiliki peran masing-masing dalam mendorong ekonomi keberlanjutan,” ungkap Iman.***