RAT KSP Kopdit Mekar Sai Tahun Buku 2022 Sukses Digelar, Gelorakan Semangat Peran Pemilik di Era Digital

ALTUMNEWS.Com, BANDARLAMPUNG — Pandemi covid-19 telah merubah pola interaksi manusia dalam berbagai bidang. 4 bidang kehidupan yang sangat terasa yaitu Pendidikan, Kesehatan, Fintech (pinjol) dan E-commerece. Transformasi digital ekonomi pun berkembang pesat. Gaya hidup online menjadi trend, bahkan dihybrid (online dan Offline).

Menyikapi perkembangan dan perubahan-perubahan yang terjadi saat ini, KSP Kopdit Mekar Sai perlu melakukan upaya penguatan dan peningkatan SDM pengurus, pengawas, manajemen.

“Terutama edukasi kepada pemilik Mekar Sai untuk terus belajar dan mengalami dengan tetap berpegang teguh pada jati diri koperasi,” kata Andreas Muhi Pukai, ketua pengurus KSP Kopdit Mekar Sai kepada Altumnews.com dalam acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSP Kopdit Mekar Sai Tahun Buku 2022. Acara digelar di Novotel Hotel, Minggu (26/2/2023).

Andre begitu panggulan akrabnya mengatakan sebagai lembaga, Kopdit Mekar Sai harus terus beradaptasi terhadap perubahan-perubahan yang terjadi dengan terus meningkatkan layanan kepada anggota yang adalah pemilik sekaligus pengguna layanan.

“Rapat Anggota ini adalah Rapat Anggota Tahunan sebagai forum tertinggi kedaulatan anggota untuk Laporan Pertanggungjawaban Pengurus kepada Pemiliknya dan juga Laporan Hasil Pengawasan oleh Pengawas tahun buku koperasi 2022,” katanya.

Andrea optimistis tahun 2023 ini akan menjadi tahun kebangkitan pasca pandemi walau ada prediksi akan terjadinya krisis di berbagai bidang.

Keyakinan itu terbangun dengan melihat kenyataan KSP Kopdit Mekar Sai memiliki anggota yang masih terus bertambah walau tingkat pertumbuhannya tidak setinggi tahun-tahun sebelum pandemi. Demikian juga aset yang dimiliki oleh KSP Kopdit Mekar Sai, walaupun turun tapi justru mendongkrak rasio kinerja keuangan Mekar Sai di aspek yang lain.

“Kekuatan Mekar Sai berasal dari keterlibatan para anggota yang adalah pemilik. Kami dalam kepengurusan yakin kita bisa mengatasi dampak-dampak dari pandemi ini jika semua anggota yang notabene para pemilik Mekar Sai semakin peduli terhadap gerak koperasi. Saling bersinergi untuk membangun kepercayaan, menghilangkan gap komunikasi yang tidak perlu, dan aktif terlibat dalam gerak sesuai dengan prinsip dan nilai-nilai koperasi kredit,” tandas Andre.

BACA JUGA:  KSP Kopdit Mekar Sai Akan Gelar Rapat Anggota Khusus Secara Virtual

Salah satu yang mencuat dari KSP Kopdit Mekar Sai adalah perjalanannya menuju koperasi yang modern. Sakti.link menjadi fasilitas yang sudah hadir sejak beberapa tahun lalu. Dikatalisasi adanya pandemi, apilikasi ini memudahkan anggota melakukan transaksi digital. Bukan hanya transaksi keuangan, aplikasi ini juga diharapkan bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan usaha-usaha milik anggota.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung Samsurijal menyampaikan Rapat Anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi di dalam pengambilan keputusan di koperasi, sebagai pelaksaanaan prinsip demokrasi, transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola koperasi.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan menghaturkan selamat kepada seluruh jajaran pengurus, Badan pengawas serta anggota KSP Kopdit Mekar Sai yang telah dapat melaksanakan RAT tepat waktu sesuai dengan amanat UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian,” kata Samsurijal.

Menurut Samsurijal RAT merupakan kewajiban yang harus dilaksankan oleh ngurus Koperasi, oleh ykarena itu, Koperasi yang tidak melaksanakan RAT maka pelaksanaan kegiatan operasional koperasi yang dilakukan oleh Pengurus selama tahun buku menjadi tanggung jawab pengurus secara pribadi.

“Berdasarkan laporan RAT yang kami terima asset koperasi mengalami penurunan sebesar 8,34 persen, SHU mengalami kenaikan sebesar 0.04 persen dan anggota mengalami kenaikan sebesar 4,93 persen.”

“Untuk itu saya berharap kepada jajaran pengurus dan seluruh anggota, agar rapat ini dapat dijadikan momentum untuk mengevaluasi pengelolaan usaha KSP Kopdit Mekar Sai sebagai wujud pelaksanaan program kerja Tahun Buku 2022 dan sekaligus pemantapan program Tahun 2023.”

Dikatakan Samsurijal tujuan utama dari koperasi adalah mensejahterakan anggotanya dan bukan meraup keuntungan yang sebesar-besarnya. Dalam berkoperasi, seyogyanya tidak ada orang yang mempunyai kepentingan pribadi di koperasi. Anggota saling bekerjasama, bergotong-royong untuk memajukan koperasi tentunya sesuai dengan job description masing-masing anggota, dan kerjasama inilah nantinya akan memunculkan rasa memiliki terhadap koperasi dan rasa kekeluargaan yang semain erat.

BACA JUGA:  KSP Kopdit Mekar Sai Akan Gelar RAT Tahun Buku 2022, Usung Tema Meningkatkan Peran Pemilik di Era Digital

Dalam rangka mendorong pertumbuhan dan perkembangan Koperasi agar bermanfaat bagi anggotanya, maka melalui RAT ini Samsurijal meminta agar Pengurus, Pengawas dan seluruh Anggota Koperasi untuk meningkatkan daya saing, Pengurus, Pengawas dan Pengelola Koperasi senantiasa meningkatkan kompetensi diri sebagai modal dasar mengelola koprasi dan mampu memberikan pelayanan yang baik kepada anggota.

“Pengurus dan Pengawas harus mempunyai komitmen untuk maju dan mengelola usaha secara efektif dan efisien sehingga mampu bersaing dengan badan usaha lainnya, demikian pula anggita sebagai pemilik juga pelanggan harus taat dengan Koperasi, harus seimbang antara hak dan kewajiban dalam melaksanakan kegiatan koperasi serta prinsip-prinsip dan jati diri koperasi senantiasa harus ditanamkan,” jelas dia.

Samsurijal meminta kerjasama antara Pengurus Koperasi dengan gerakan Koperasi dan badan usaha lainnya agar lebih ditingkatkan baik dalam bidang permodalan, pemasaran maupun peningkatan kualitas SDM Koperasi.

“Di era digitalisasi kami berharap koperasi dapat menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi digital, baik dari segi pola pelayanan dan segmen pelayan supaya tidak ketinggalan dengan koperasi lainnya,” jelas dia.

Dikatakannya untuk mewujudkan koperasi yang sehat, kuat dan mandiri diperlukan adanya tata kelola yang baik dan benar.

“Tahun 2023 merupakan tahun kebangkitan pasca pandemi, semoga dengan dukuangan pengurus, pengawas dan anggota KSP Kopdit Mekar Sai dapat menjaga eksistensinya dengan senantiasa menanamkan rasa memiliki dan menjaga koperasi itu sendiri,” pungkasnya.***