Buka Diskusi Publik PWI Provinsi Lampung, Gubernur Harapkan Insan Pers Sampaikan Informasi Berimbang dan Memiliki Nilai Kebenaran Yang Dapat Dipertanggungjawabkan

ALTUMNEWS.Com, BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto membuka acara Diskusi Publik Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung di Ballroom Hotel Golden Tulip, Kamis (27/7/2023).

Acara diskusi yang mengusung tema “Medsos bukan produk Pers” ini merupakan inisiasi PWI Lampung dengan Pemerintah Provinsi Lampung yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada seluruh peserta diskusi dalam meningkatkan literasi terhadap pemahaman perbedaan informasi dan berita.

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang disampaikan Sekdaprov Lampung mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai upaya memperluas cakrawala berfikir dan sebagai momentum untuk bertukar informasi sekaligus untuk merumuskan langkah-langkah ke depan sehingga masa depan pers menjadi lebih baik sesuai harapan dan selaras dengan arah pembangunan.
Hubungan saling mendukung dan interaksi positif antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan insan pers akan berpengaruh terhadap semangat dalam membangun dan arah kebijakan pembangunan.

“Tanpa pers maka informasi pemerintah daerah tidak akan sampai pada masyarakat atau jika informasi yang diterima oleh masyarakat bersifat _”rubbish”_ atau informasi sampah dan menyesatkan, maka respon publik terhadap semangat membangun menjadi tidak optimal,” ucapnya.

Gubernur berharap melalui forum ini betul-betul dapat membangun suatu wadah atau skema penyampaian informasi agar masyarakat dapat menerima informasi berimbang yang memiliki nilai kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019-2024, Pemerintah Provinsi Lampung memiliki visi mewujudkan masyarakat Lampung Berjaya, artinya Pemerintah Daerah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas kejayaan masyarakat Lampung melalui peningkatan kecerdasan masyarakat dalam menerima informasi.

“Bagaimana mungkin masyarakat Lampung Berjaya dapat terwujud jika masyarakat menerima informasi-informasi yang tidak baik, provokatif dan tidak benar,” tegasnya.

BACA JUGA:  Unila Ambil Bagian dalam Presentasi Uji Publik Keterbukaan Informasi Publik

Menghadapi visi nasional menuju Indonesia Emas tahun 2045 yang selaras dengan visi pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung, peranan generasi muda sangat penting, terdapat 3 tranformasi utama dalam pencapaian visi tersebut yaitu : Tranformasi bidang ekonomi, Transformasi Sosial Budaya dan Tranformasi Tata kelola.

Untuk mencapai visi tersebut bukan hanya tugas Pemerintah Daerah namun membutuhkan kerjasama dari semua pihak salah satunya keterlibatan insan pers dalam menyalurkan informasi yang benar.

“Kita harus ada dalam satu barisan, jika adik-adik yang saat ini usia 20 tahunan sebagai generasi penerus pembangunan sudah tersesat dalam semangat kebangsaan dan pembangunan bagaimana mungkin visi Indonesia Emas dapat tercapai,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Lampung sangat bersemangat untuk menjalin sinergi dan kolaborasi dengan insan pers untuk mewujudkan cita-cita pembangunan untuk mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

“Mari kita bersama-sama dalam satu semangat membangun Provinsi Lampung,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut Ketua PWI Provinsi Lampung Wirahadikusuma menyampaikan bahwa acara diskusi publik ini adalah salah satu rangakaian kegiatan yang diinisiasi oleh PWI Lampung yang diawali dengan kegiatan Uji Kompetensi Wartawan, Ziarah ke makam mantan-mantan ketua PWI Lampung dan _Sumatera Clean Up Get in Action_ yang telah diselenggarakan beberapa waktu yang lalu.

Selanjutnya Wirahadikusuma menyampaikan bahwa diskusi publik ini sebagai sarana edukasi bagi publik bahwa media sosial bukan produk jurnalistik dan tidak berbadan hukum seperti media pers. Diharapkan masyarakat dapat membedakan antara berita dan informasi.

“Izinkan saya menyampaikan bahwa apa yang dihasilkan media sosial itu Informasi dan apa yang dihasilkan media pers adalah berita, tolong dibedakan produknya media sosial dan produknya pers,” ucapnya.

Dalam rangkaian diskusi publik ini dihadirkan 3 narasumber yang kompeten dan ahli dalam.bidangnya masing-masing antara lain : Wakil Ketua Dewan Pers Pusat Agung Darmajaya, Konsultan Digital Media Sosial Dr. Rully Nasrulloh,M.Si dan Akademisi UNILA ahli masyarakat digital Guntur Purboyo,M.Si.

BACA JUGA:  Kisah Inspiratif Penyandang Disabilitas Jahit Perlengkapan Hotel

Turut hadir dalam acara Jajaran Forkopimda Provinsi Lampung dan yang mewakili, Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Dewan Penasehat dan Pengurus PWI Provinsi Lampung, Ketua PWI kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung dan perwakilan mahasiswa.***