Nikmati Indahnya Matahari Terbenam di Lanakila Lake, Terbaik di Pringsewu

ALTUMNEWS.Com, PRINGSEWU — Spot matahari terbenam atau sunset terbaik di Kabupaten Pringsewu tidak boleh dilewatkan. Terutama oleh ‘Teman Tenang’ yang memiliki kegemaran berburu sunset.

‘Teman Tenang’ merupakan sebutan untuk para penggemar Lanakila Lake, salah satu destinasi wisata baru di Pringsewu.

Di Lanakila Lake cahaya matahari tenggelam yang dramatis terlihat lebih baik dan sempurna.

Berada di yang berada di Pekon (Desa) Pemenang, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu menyuguhkan keeksotisan sang surya sebelum singgah di peraduannya.

Owner Lanakila Lake, Bagus Prasojo mendeskripsikan tempat wisata yang dibangunnya. Dia mengklaim Lanakila Lake sebagai tempat terbaik menyajikan pemandangan sunset.

“Kami punya viuw yang menarik, cukup berbeda di Pringsewu. Sunset kami bisa dibilang masih paling bagus lah di Pringsewu, terutama itu,” kata Bagus di lokasi Lanakila Lake, Sabtu (16/9/2023) seperti dikutip dari Krakatoa.id.

“Nalakila Lake ini kan wisata alam buatan ya, kami memanfaatkan viuw dari Bendungan Way Sekampung, untuk bikin segala macem fasilitas dan tempat bermain untuk anak, untuk keluarga dan terumata untuk anak muda juga,” ungkapnya.

Bagus membeberkan Lanakila Lake saat ini dalam proses pembangunan. Masih tersisa 40 persen proses pembangunan dengan menambah wahana-wahana yang bisa menjadi daya tarik untuk para wisatawan.

“Sisanya sih kami masih proses pembangunan, jadi masih banyak wahana-wahana yang masih dalam proses pembangunan, salah satunya ada mini zoo, terus kami ada lintasan utuk go cup, dan lain-lainnya ke depannya masih banyak yang dalam proses pembangunan,” tutupnya.

Manager Public Relations (PR) Lanakila Lake Miftahur Rohman menjelaskan panorama sunset di tepian Waduk Way Sekampung menjadi suguhan utama objek wisata yang soft opening per 1 Januari 2023 lalu.

BACA JUGA:  Tinjau SVMI di UI, Kapolri: Hilangkan Perbedaan Bersatu Lawan Covid-19

“Yang paling menariknya ya spot sorenya sunset, itu yang paling kita jual kita buat sebutan untuk pengunjung-pengunjung kita itu teman tenang, karena di situ kita coba berikan ketenangan dengan viuw sunset dan danau,” kata Miftah begitu Miftahur Rohman akrab disapa di Lanakila Lake, Sabtu (16/9/2023).

Nama Lanakila sendiri lanjut Miftah diambil dari bahasa Hawai yang memiliki arti sama dengan nama pekon atau desa di mana tempat wisata ini berada.

“Tempat wisata kita ini namanya Nalakila Lake, merupakan tempat wisata yang dengan nuansa alam, pemandangan utamanya ya danau Way Sekampung. Nalakila Lake itu diambil dari bahasa Hawai, Lanakila artinya ‘pemenang, yang merupakan tempat dari desa ini, desa yang namanya Pemenang, kemudian lake itu ‘danau’,” katanya.

Dijelaskan Miftah, konsep pembangunan Lanakila Lake terinspirasi dari tempat-tempat wisata alam yang berada di Pulau Jawa.

“Ide awalnya karena kebetulan dari managerial dari manager kita, karena manager-manager kita kan dari luar semua, memang orang Pringsewu tapi kita lama di luar lah, ada yang kuliah dan kerja di Pulau Jawa, dari banyak bawa inspirasi dari wisata-wisata Pulau Jawa kita bawa ke sini, ya ini adopsinya dari sana,” kata Miftah.

Menurut Miftah tidak hanya fasilitas yang diperuntukan untuk orang dewasa, di Lanakila Lake juga tersedia untuk anak-anak sehingga selain cocok untuk anak muda namun juga untuk wisata keluarga.

“Kalau fasilitas umumnya lengkap, ada toilet, terus pos keamanan, terus aula, musala, food court dan banyak lagi untuk anak-anak juga ada playground,” ungkapnya.

Tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam lanjut Miftah, pengunjung hanya dikenakan tiket masuk Rp10 ribu untuk orang dewasa dan Rp5 ribu saja untuk anak-anak.

BACA JUGA:  Tingkatkan Jumlah Wisatawan, Pemprov Lampung Promosi di Milano Italia

“Untuk tiket masuk kita Rp10 ribu per orang untuk dewasa untuk anak-anaknya umur 2-12 tahun Rp5 ribu per orang. Nah untuk umur 2 tahun ke bawah itu gratis!”

“Di luar itu ada tiket parkir per motornya Rp5 ribu, mobilnya Rp10 ribu. Di dalamnya untuk tempat duduk dan segala macem kita free, kalau pun ada tempat-tempat khusus mungkin kita kenakan minimal order bukan sewa,” tegas Miftah.

Menurut Miftah untuk wisatawan atau pengunjung yang memiliki hobi berkemah, di Lanakila Lake menyediakan campground dengan tarif Rp10 ribu saja.

“Kalau untuk penginapan kita enggak ada, tapi kita sediakan campground, jadi kita bisa ngecamp juga di sini, untuk tendanya bisa daro kita atau pun bawa sendiri juga bisa. Untuk tarif menginapnya itu Rp10 ribu per malem,” tandasnya.

Miftah menjelaskan di Lanakila Lake juga menawarkan wisata kuliner dari mulai makanan berat hingga ringan semua lengkap.

“Untuk makanan macem-macem dari makanan ringan, makanan berat, berbagai macam minuman semua ada, karena di sini kita ada 11 tenant (penyewa), tenant-tenantnya ini diisi oleh warga-warga sekitar,” jelas Miftah.

Lanakila Lake lanjut Miftah buka setiap hari, dan menjamin kemanan untuk para wisatawan yang berkunjung ke objek wisata ini.

“Kalau weekday-nya kita start dari jam 11 sampai jam 7 malem, kalau weekend jam 10 sampai jam 8 malem.”

“Aman-aman banget, karena itu tadi kita coba sebisa mungkin kerja sama selalu kita eratkan atara kita dan desa dan warga-warga setempat, makanya kita dapet sambutan yang hangat juga dari desa, makanan kemanan dijaga dengan baik,” ungkap Miftah.

Public Relations Lanakila Lake ini mengajak wisatawan untuk menilik objek wisata yang memiliki luas 0,5 hektar di tepian Waduk Way Sekampung ini.

BACA JUGA:  Pertegas Posisinya Sebagai Sedan Sporty Berteknologi Tinggi, All New Honda Civic Tampil Dengan Emblem RS dan Fitur Canggih

“Kepada seluruh masyarakat jangan lupa ke sini, ada banyak hal yang mungkin akan kita sajikan dan yang udah ke sini pun jangan gampang puas karena ke depannya kita akan bakal terus sajikan hal-hal baru untuk kalian semua,” pungkasnya.***