Kunjungan Gubernur Lampung Tegaskan Komitmen Kolaborasi untuk Majukan Potensi Lokal Pesawaran

ALTUMNEWS.Com, PESAWARAN — Kunjungan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal ke Kabupaten Pesawaran dalam rangka Safari Ramadan 1446 H sekaligus Tasyakuran Pelantikan Gubernur periode 2025–2030 bukan sekadar seremoni (11/3). Kegiatan yang digelar di Lamban Agung, Komplek Rumah Dinas Bupati Pesawaran ini menjadi panggung nyata sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah dalam mendorong percepatan pembangunan berbasis potensi lokal.

Disambut langsung oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona beserta jajaran, Gubernur Rahmat menekankan pentingnya kolaborasi lintas level pemerintahan sebagai strategi kunci untuk mengoptimalkan potensi unggulan Pesawaran, khususnya di sektor pariwisata, pertanian, dan ekonomi kerakyatan.

“Pesawaran adalah mitra strategis karena letaknya yang sangat dekat dengan ibu kota provinsi. Potensinya besar, tapi kita harus kerja bersama agar benar-benar memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” tegas Gubernur Rahmat dalam sambutannya.

Kegiatan ini tidak hanya berisi silaturahmi, tetapi juga penyaluran bantuan nyata bagi masyarakat. Pemerintah Provinsi Lampung menyalurkan santunan anak yatim, bantuan masjid, alat pengering padi, benih kakao, pupuk organik, hingga bantuan ekonomi produktif. Sementara itu, Pemkab Pesawaran dan Baznas turut menyerahkan hibah, paket sembako, dan santunan dhuafa yang menyasar ratusan penerima manfaat.

Bupati Dendi menyambut hangat kolaborasi yang dibangun bersama Gubernur, dan berharap kunjungan ini dapat memperkuat koordinasi pembangunan lintas sektor yang berkelanjutan.

“Kami percaya, kerja sama yang solid antara provinsi dan kabupaten akan mampu mempercepat pembangunan di daerah, terutama untuk masyarakat desa dan pelaku ekonomi kecil,” ujar Dendi.

Dalam forum tersebut, Gubernur juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban sebagai prasyarat utama untuk menarik investasi. Ia juga menyinggung kesiapan Lampung, termasuk Pesawaran, dalam menyukseskan program nasional seperti makan bergizi gratis yang melibatkan partisipasi masyarakat melalui pembangunan dapur umum skala desa.

“Kami ingin Pesawaran menjadi contoh daerah yang maju dengan semangat gotong royong. Dengan kolaborasi dan kebersamaan, saya yakin pembangunan bisa bergerak lebih cepat dan merata,” tutup Gubernur Rahmat.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antarlembaga bukan hanya slogan, tetapi langkah konkret dalam memperkuat pembangunan dari bawah—berbasis potensi lokal, dikerjakan bersama, dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.***