Warga LDII Lampung Rayakan Iduladha dengan 1.541 Sapi dan 1.189 Kambing Kurban

ALTUMNEWS.Com, BANDARLAMPUNG — Warga LDII Lampung menggelar Silaturahim Dzulhijjah. Kegiatan ini berlangsung pada 10 Dzulhijjah 1446 H.

Acara tersebut menjadi bagian dari perayaan Hari Raya Iduladha. Warga LDII mengikuti kegiatan dengan penuh syukur dan kebersamaan.

Acara berlangsung di halaman Masjid Hizbullah Labuhan Dalam, Bandar Lampung. Lokasinya berada di Jalan Bumijaya 1 (Soekarno Hatta) No. 10, RT 04, Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang.

Kegiatan berlangsung pada Jumat (6/6/2025). Panitia mengusung tema “Ikhlas Berkurban, Ikhlas Berbagi.”

LDII Lampung Siapkan Ribuan Hewan Kurban

Ketua DPW LDII Lampung, M. Aditya, membuka acara dengan menyampaikan capaian kurban tahun ini.

Warga LDII menyiapkan 1.541 ekor sapi dan 1.189 ekor kambing untuk kurban. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Tahun ini terdapat tambahan 95 ekor sapi. Selain itu, jumlah kambing bertambah 122 ekor.

“Terima kasih atas kehadiran semua yang hadir, bisa silaturahim dengan kami. Dibandingkan tahun lalu, ada peningkatan yang sangat membanggakan,” ujar Aditya.

Nilai kurban tahun ini mencapai sekitar Rp38 miliar. Angka tersebut menunjukkan tingginya semangat warga LDII dalam berkurban.

Selain itu, Aditya menyoroti kebiasaan warga LDII menanamkan keikhlasan sejak usia dini.

“Rahasia orang LDII adalah di kampung sapi dan kambing kami pelihara, jadi kami nabung. Dari mulai TK anak-anak sudah menabung,” tuturnya.

Menurut Aditya, kebiasaan tersebut menumbuhkan semangat berkurban. Warga tidak hanya melihat kurban sebagai kewajiban.

Sebaliknya, mereka menjadikan kurban sebagai bagian dari budaya dan kehidupan sehari-hari.

LDII Dorong Delapan Program Kerja

Selain kegiatan kurban, Aditya memaparkan delapan program kerja LDII. Program tersebut bertujuan mendukung kemajuan Indonesia.

Pertama, LDII mendorong penguatan rasa kebangsaan. Kemudian, mereka mengembangkan dakwah yang menyejukkan.

LDII juga mendorong pendidikan berbasis agama dan teknologi. Selain itu, organisasi tersebut mengembangkan ekonomi syariah yang berkeadilan.

Di bidang lain, LDII ikut mendorong kesehatan herbal. Mereka juga memperhatikan ketahanan pangan dan lingkungan.

Selanjutnya, LDII mengembangkan teknologi digital. Mereka juga mendorong penggunaan energi baru terbarukan.

“Program ini kami upayakan agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan daerah masing-masing,” tambah Aditya.

Ia menilai keberlanjutan program sangat penting. Relevansi program juga menjadi kunci keberhasilan.

Aditya Tegaskan LDII Cinta Tanah Air

Aditya juga menegaskan kecintaan warga LDII terhadap Indonesia. Menurutnya, dakwah tetap berjalan seiring dengan semangat kebangsaan.

“Ada Indonesia-nya di LDII. Kami sangat peduli dengan negara kita, seperti halnya TNI yang menjaga keamanan negara ini. Baru setelah itu dakwah,” tuturnya.

Selain itu, program kerja LDII turut mengutamakan pelestarian lingkungan. Organisasi tersebut juga memperhatikan pendidikan karakter generasi muda.

Menurut LDII, pendidikan karakter perlu berjalan bersama pendidikan keagamaan. Dengan demikian, generasi muda mendapat bekal yang lebih lengkap.

Kesbangpol Lampung Apresiasi Tradisi Kurban

Acara tersebut turut menghadirkan sejumlah tokoh. Salah satunya Kepala Badan Kesbangpol dan Politik Provinsi Lampung, Dr. Senen Mustakim.

Senen menyampaikan pesan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Gubernur meminta maaf karena tidak dapat hadir langsung.

Saat itu, Gubernur mengikuti open house Iduladha di Mahan Agung.

“Saya berpikir Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung diundang untuk berbagi, karena ini adalah momen yang baik untuk menjaga kerukunan umat beragama,” kata Senen.

Senen juga mengapresiasi kebiasaan warga LDII menabung untuk kurban. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas.

Tokoh Lintas Agama Hadiri Silaturahim

Selanjutnya, Senen mengingatkan masyarakat agar terus menjaga kerukunan antarumat beragama. Ia juga meminta masyarakat menyikapi berbagai isu secara bijak.

Terlebih lagi, masyarakat perlu mewaspadai informasi bohong yang beredar.

“Kita harus saling menjaga, mempererat persaudaraan, dan tidak terjebak oleh berita yang tidak benar,” tegasnya.

Selain perwakilan LDII, sejumlah tokoh lintas agama turut menghadiri acara. Hadir Ketua MUI Lampung dan perwakilan Keuskupan Tanjungkarang.

Perwakilan Keuskupan Tanjungkarang antara lain Ketua Rumpun Kemasyarakatan Romo Roy dan Chrisantus. Sejumlah perwakilan FKUB Lampung juga hadir.

Kehadiran para tokoh tersebut memperkuat semangat kerukunan. Mereka menunjukkan komitmen bersama menjaga toleransi antarumat beragama di Provinsi Lampung.***