Unila Perkuat Peran Nyata di Masyarakat Lewat Kerja Sama dengan Kodam XXII/Radin Inten

ALTUMNEWS.Com, BANDARLAMPUNG — Universitas Lampung (Unila) menegaskan komitmennya untuk berperan langsung dalam menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kodam XXII/Radin Inten serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung. Kegiatan ini dirangkaikan dengan peluncuran Aplikasi Centurion-21 dan Lapor Pangdam, yang digelar di Hotel Emersia Bandar Lampung, Kamis (29 Januari 2026).

Kerja sama tersebut menjadi langkah konkret Unila dalam menghadirkan dampak langsung pada sektor ketahanan pangan, penguatan sumber daya manusia, serta pembentukan karakter bela negara yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Bagi Unila, kolaborasi ini tidak sekadar agenda kelembagaan, melainkan jembatan strategis antara dunia akademik dan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat. Unila memandang ketahanan pangan sebagai bagian tak terpisahkan dari ketahanan nasional, sehingga kerja sama ini diarahkan untuk melahirkan program-program konkret seperti pengembangan riset pertanian terapan, inovasi teknologi pangan, pendampingan masyarakat desa, serta optimalisasi pemanfaatan lahan dan sumber daya lokal.

Seluruh program tersebut ditujukan untuk mendukung kemandirian pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menjaga keberlanjutan pangan nasional, khususnya di Provinsi Lampung.

Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting dalam menyatukan kekuatan perguruan tinggi, institusi pertahanan, dan mitra strategis dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional yang semakin kompleks.

“Kerja sama ini bukan sekadar tanda tangan di atas kertas. Ini adalah langkah bersama untuk menjawab persoalan nyata masyarakat, mulai dari pangan, kualitas sumber daya manusia, hingga pembentukan karakter generasi muda. Unila siap terlibat langsung melalui riset, inovasi, pendampingan masyarakat, dan program pengabdian yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” ujarnya.

Selain sektor pangan, kerja sama ini juga diarahkan pada penguatan nilai-nilai bela negara di kalangan generasi muda dan sivitas akademika. Unila bersama TNI memiliki tanggung jawab bersama dalam menanamkan wawasan kebangsaan, nasionalisme, disiplin, serta semangat pengabdian kepada negara sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul secara intelektual dan kuat secara karakter.

Sementara itu, Pangdam XXII/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han)., menegaskan bahwa kekuatan bangsa tidak dapat dibangun oleh satu institusi saja.

“Ketahanan wilayah tidak bisa dikerjakan sendiri. Ini harus dibangun bersama, dengan kepercayaan dan kolaborasi. Jika TNI, perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat berjalan bersama, maka ketahanan bangsa akan tumbuh kuat dari bawah,” katanya.

Menurut Pangdam, kerja sama dengan Unila merupakan bagian penting dalam membangun sistem pertahanan wilayah berbasis kolaborasi, pengetahuan, dan partisipasi masyarakat. Peluncuran aplikasi Centurion-21 dan Lapor Pangdam turut memperkuat sinergi tersebut melalui sistem digital yang mempercepat komunikasi, pelaporan, serta pengambilan keputusan berbasis data.

Kerja sama ini secara khusus ditujukan bagi masyarakat Lampung, terutama petani, generasi muda, sivitas akademika, dan komunitas desa, sebagai kelompok utama penerima manfaat dari berbagai program yang akan dijalankan.***