Unila Gelar Asesmen Akreditasi Prodi Teknik Pertanian 2026

ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) terus meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui asesmen lapangan akreditasi Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian (FP). Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM PTIP) melaksanakan asesmen ini pada 15–17 Oktober 2026.

Kegiatan pembukaan berlangsung pada Jumat (16/10/2026) di Gedung Dekanat Lantai 2 Fakultas Pertanian Unila. Melalui agenda ini, Unila memperkuat komitmen untuk meningkatkan kualitas akademik, mengembangkan kompetensi lulusan, dan mendorong daya saing pendidikan tinggi pertanian.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., membuka kegiatan tersebut. Ia mewakili Rektor Unila dalam acara itu.

Dalam sambutannya, Prof. Suripto menegaskan pentingnya akreditasi bagi perguruan tinggi. Menurutnya, akreditasi tidak sekadar menjadi proses evaluasi akademik. Lebih dari itu, akreditasi mencerminkan tanggung jawab universitas kepada masyarakat.

“Bagi Universitas Lampung, akreditasi merupakan bagian dari tanggung jawab akademik dan tanggung jawab publik. Melalui proses ini, kita memastikan bahwa pendidikan yang diselenggarakan memiliki arah yang jelas, dilaksanakan secara bermutu, serta menghasilkan lulusan dan karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Unila Perkuat Mutu Akademik melalui Asesmen LAM PTIP

Lebih lanjut, Prof. Suripto menjelaskan bahwa asesmen lapangan membantu program studi mengevaluasi perencanaan, pelaksanaan, dan capaian pendidikan. Dengan demikian, pengelola program studi dapat membandingkan target dengan hasil yang telah mereka capai.

Selain menilai capaian, proses ini membantu pengelola mengenali keunggulan dan menentukan aspek yang perlu mereka tingkatkan. Oleh karena itu, hasil asesmen diharapkan dapat mengarahkan pengembangan akademik secara lebih terukur dan berkelanjutan.

Sementara itu, Fakultas Pertanian Unila terus menjalankan berbagai strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan. Upaya tersebut mencakup pembaruan kurikulum, peningkatan kompetensi dosen, dan pengembangan fasilitas pembelajaran.

Selain memperkuat pembelajaran, FP Unila juga meningkatkan penelitian dan memperluas kerja sama dengan berbagai mitra. Melalui langkah tersebut, fakultas menyelaraskan pendidikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja.

Teknik Pertanian Dukung Ketahanan Pangan dan Energi

Pada kesempatan tersebut, Prof. Suripto menyoroti peran strategis Program Studi Teknik Pertanian dalam mendorong transformasi sektor pertanian. Menurutnya, bidang ini mampu mengembangkan teknologi yang meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian.

Secara khusus, teknik pertanian mencakup mekanisasi pertanian, pengelolaan air dan lahan, serta teknologi pascapanen. Melalui inovasi tersebut, sektor pertanian dapat mengoptimalkan sumber daya dan meningkatkan produktivitas.

Selain itu, Program Studi Teknik Pertanian turut mendukung ketahanan pangan dan pengembangan energi berkelanjutan. Karena itu, program studi perlu menyiapkan lulusan yang menguasai teknologi dan mampu menjawab tantangan pertanian modern.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Unila terus mengembangkan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Pada saat yang sama, universitas mendorong penelitian dan inovasi agar hasilnya memberi manfaat nyata bagi sektor pertanian.

LAM PTIP Hadirkan Dua Asesor dari IPB dan Universitas Brawijaya

Dalam asesmen lapangan ini, LAM PTIP menghadirkan dua asesor dari perguruan tinggi di Indonesia. Mereka adalah Prof. Dr. Ir. Feri Kusnandar, M.Sc., dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Prof. Dr. Ir. Musthofa Lutfi, M.P., IPM., dari Universitas Brawijaya.

Kedua asesor menjalankan rangkaian evaluasi selama tiga hari, yakni pada 15–17 Oktober 2026. Selama proses tersebut, pengelola fakultas dan program studi mengikuti setiap tahapan dengan mengutamakan profesionalisme, keterbukaan, dan akuntabilitas.

Untuk mendukung evaluasi, tim program studi menyiapkan data dan dokumen yang menjelaskan berbagai capaian akademik. Dengan bukti tersebut, asesor dapat menelaah pelaksanaan pendidikan dan mengidentifikasi peluang peningkatan mutu.

Selanjutnya, Unila mengharapkan para asesor memberikan masukan yang objektif dan konstruktif. Pengelola program studi dapat memanfaatkan rekomendasi itu untuk memperkuat capaian akademik dan menyusun langkah perbaikan.

Unila Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Berkelanjutan

Sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu, Universitas Lampung terus mengembangkan sumber daya manusia, meningkatkan fasilitas pembelajaran, memperkuat penelitian, dan memperluas kemitraan strategis.

Melalui berbagai upaya tersebut, Unila berupaya menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing. Selain itu, universitas mendorong setiap program studi untuk menyesuaikan pembelajaran dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.

Pada akhirnya, asesmen lapangan LAM PTIP menjadi momentum penting bagi Program Studi Teknik Pertanian FP Unila untuk memperkuat kualitas akademik. Melalui evaluasi ini, program studi diharapkan mampu meningkatkan relevansi pendidikan dan memperluas kontribusinya terhadap sektor pertanian.

Dengan demikian, Fakultas Pertanian Unila dapat terus berperan dalam mengembangkan teknologi dan inovasi pertanian. Lebih jauh, upaya tersebut diharapkan mendukung ketahanan pangan, efisiensi sumber daya, dan keberlanjutan energi di Indonesia.***