Panitia Natal Gereja Bunda Maria Padang Bulan Waspadai Tebing Rawan Longsor

ALTUMNEWS.Com, PRINGSEWU – Panitia Natal Gereja Katolik Bunda Maria Padang Bulan Pringsewu meningkatkan kewaspadaan. Mereka mengantisipasi potensi longsor kecil di area gereja.

Tebing di sisi barat bangunan gereja menjadi perhatian panitia. Hujan lebat yang mengguyur Pringsewu membuat panitia lebih waspada.

Agung Widi Utomo menyampaikan kondisi tersebut melalui grup WhatsApp Info Grup BMKG Lampung. Pesan itu ia kirim pada Sabtu (24/12/2022).

“Di gereja kami, Gereja Katolik Bunda Maria Padang Bulan Pringsewu sekarang sudah hujan lebat,” tulis Agung.

Agung kemudian meminta informasi kepada prakirawan BMKG Lampung. Ia ingin mengetahui durasi potensi hujan di wilayah Pringsewu.

“Perkiraan awan hujan berapa lama ya? Karena ada bagian tebing sebelah barat gereja rawan longsor kecil. Kami sebagai panitia Natal supaya mengantisipasi,” tanya Agung.

Panitia Pasang Pembatas di Area Tebing

Agung membenarkan kondisi tebing tersebut saat dikonfirmasi Altumnews.com. Menurutnya, panitia langsung mengambil langkah pencegahan.

Panitia memasang pembatas di sekitar lokasi rawan. Mereka juga melarang warga melewati area tersebut.

“Sekarang ini, sudah diberi pembatas untuk tidak dilewati atau digunakan sebagai parkir,” kata Agung, Sabtu (24/12/2022).

Langkah itu penting untuk menjaga keselamatan umat. Terlebih, panitia akan menggelar Misa Malam Natal pada sore hari.

Tebing Pernah Longsor Sebelumnya

Agung mengatakan tebing tersebut pernah mengalami longsor. Peristiwa itu terjadi sekitar satu bulan sebelum Natal 2022.

Saat itu, hujan lebat mengguyur wilayah Pringsewu selama beberapa hari. Namun, longsor tersebut tidak menimbulkan kerugian material.

“Pernah terjadi kira-kira sebulan lalu, pada saat hujan lebat beberapa hari berturut-turut. Sebelumnya tidak pernah, tidak ada kerugian material,” ujar Agung.

Sementara itu, Pastor Kepala Paroki Santo Yusuf Pringsewu, RD Laurentius Pratomo, belum memberikan tanggapan. Altumnews.com telah meminta konfirmasi terkait kondisi tersebut.

BMKG Ingatkan Umat Hindari Tebing Rawan

Di sisi lain, BMKG Lampung mengingatkan umat Katolik agar menjauhi area rawan longsor. Prakirawan BMKG Lampung juga meminta umat mewaspadai hujan lebat.

Ayu Zulfiani, Prakirawan BMKG Lampung, menyampaikan imbauan tersebut pada Sabtu sore.

“Waspada potensi hujan lebat ya Pak. Hindari bagian yang memungkinkan longsor,” kata Ayu.

Menurut Ayu, potensi hujan lebat masih mengancam wilayah Pringsewu. BMKG memperkirakan kondisi tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 19.00 WIB.

Misa Malam Natal Tetap Digelar

Sebagai informasi, Gereja Katolik Bunda Maria Padang Bulan Pringsewu akan menggelar Misa Malam Natal. Misa dijadwalkan berlangsung pada pukul 17.30 WIB.

RD Laurentius Pratomo akan memimpin langsung perayaan tersebut. Panitia pun terus mengantisipasi kondisi cuaca dan area rawan di sekitar gereja.***