Komisi HAK dan Kerawam Keuskupan Tanjungkarang Gelar Rakor Awal 2022

ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG – Komisi HAK dan Kerawam Keuskupan Tanjungkarang menggelar rapat koordinasi (rakor) awal tahun. Kegiatan tersebut berlangsung di Pastoran Paroki Marga Agung, Lampung Selatan, Jumat (7/1/2022).

Dalam rakor tersebut, sembilan anggota membahas sejumlah program kerja 2022. Selain itu, mereka juga mengevaluasi pelaksanaan program kerja sepanjang 2021.

Pada kesempatan itu, Ketua Komisi HAK dan Kerawam Keuskupan Tanjungkarang, RD Philipus Suroyo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi modal penting untuk menjalankan pelayanan pada 2022.

“Tak lupa saya menyampaikan selamat Natal dan Tahun Baru. Semoga berkat Natal mengiringi langkah pelayanan dan karya kita di tahun 2022 ini,” ujar Romo Roy.

Perkuat Kegiatan Lintas Agama

Selanjutnya, Romo Roy menyampaikan rencana untuk meningkatkan kegiatan lintas agama. Menurut dia, kegiatan tersebut dapat memperkuat semangat moderasi beragama di tengah masyarakat.

Karena itu, Komisi HAK dan Kerawam akan mendorong kampanye moderasi beragama. Upaya tersebut akan berlangsung melalui kegiatan langsung maupun panggung digital.

“Kami akan mengampanyekan semangat moderasi beragama kepada seluruh elemen masyarakat lintas agama. Upaya itu kami lakukan melalui kegiatan langsung dan panggung digital,” tandas Romo Roy.

Selain kegiatan lintas agama, Komisi HAK dan Kerawam juga akan memperluas kolaborasi. Dengan demikian, program kerja 2022 dapat melibatkan lebih banyak pihak.

Dorong Kerja Sama Antarumat Beragama

Lebih lanjut, Romo Roy menegaskan bahwa umat Katolik tidak boleh bersikap eksklusif. Sebaliknya, umat Katolik perlu membuka ruang dialog dengan masyarakat dari berbagai agama.

“Kita sebagai Katolik tidak boleh eksklusif. Kita harus lebih intens menjalin kerja sama dengan masyarakat lintas agama,” katanya.

Di sisi lain, ia menilai kondisi saat ini membutuhkan keterbukaan. Oleh sebab itu, semua pihak perlu berani keluar dari zona nyaman.

Pada akhirnya, Komisi HAK dan Kerawam Keuskupan Tanjungkarang berharap program 2022 dapat memperkuat kerja sama antarumat beragama. Selain itu, berbagai kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat moderasi dan toleransi di masyarakat.***