ALTUMNEWS.Com, PESAWARAN — Pemuda Katolik Komisariat Cabang Pesawaran merekrut anggota baru melalui Masa Penerimaan Anggota (Mapenta). Kegiatan tersebut berlangsung di Gereja St. Benediktus Sidobasuki, Tegineneng, Pesawaran, Minggu (23/1/2022).
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Panitia Yohanes Kurniawan menyebut 37 peserta dari Kecamatan Tegineneng dan Negerikaton mengikuti Mapenta. Selain itu, kegiatan ini menjadi langkah awal Pemuda Katolik untuk memperkuat kaderisasi di Kabupaten Pesawaran.
Menurut Yohanes, Komisariat Anak Cabang (Komac) Kecamatan Tegineneng menggelar kegiatan Mapenta tersebut. Karena itu, panitia berharap kegiatan ini dapat memperkenalkan organisasi sekaligus membangun semangat kader muda Katolik.
Pemuda Katolik Hadapi Tantangan Sosial
Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Pesawaran, Antonius Jumakir, mengajak anggota menjawab berbagai tantangan sosial kemasyarakatan. Menurut dia, masyarakat masih menghadapi sejumlah persoalan.
Di antaranya, politik identitas, radikalisme, terorisme, serta berbagai isu yang dapat mengganggu persatuan bangsa. Oleh sebab itu, Antonius mengajak Pemuda Katolik membangun kerja sama dengan berbagai organisasi kepemudaan.
“Kita dapat bersama-sama bergandengan tangan dengan organisasi-organisasi kepemudaan lain untuk menangkal gerakan-gerakan itu,” ujar Antonius.
Selain itu, Antonius berharap kader Pemuda Katolik mengambil peran positif di tengah masyarakat. Dengan demikian, kaum muda dapat ikut menjaga persatuan sekaligus mendorong pembangunan sosial.
Peserta Mapenta Lanjutkan Kaderisasi
Sekretaris Pemuda Katolik Komda Lampung, Antonius Mustakim, juga mendorong peserta Mapenta mengikuti proses kaderisasi berikutnya. Menurut Antonius, peserta perlu terus mengembangkan kemampuan setelah mengikuti penerimaan anggota.
“Setelah mengikuti Mapenta, kader Pemuda Katolik wajib mengikuti kaderisasi formal yang diadakan oleh Komcab, Komda, maupun Pengurus Pusat,” kata Antonius.
Selanjutnya, ia menjelaskan beberapa jenjang kaderisasi dalam organisasi. Peserta dapat mengikuti Kursus Kepemimpinan Dasar (KKD), Kursus Kepemimpinan Menengah (KKM), hingga Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL).
Dengan begitu, Mapenta tidak sekadar menjadi kegiatan penerimaan anggota. Sebaliknya, kegiatan tersebut menjadi pintu awal bagi kader untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan.
Pemuda Katolik Berperan dalam Pembangunan Pesawaran
Ketua Stasi Gereja Sidobasuki, Stepanus Fitrio Handoko, mengatakan Pesawaran membutuhkan generasi muda Katolik yang aktif dalam pembangunan.
Menurut Stepanus, kaum muda memiliki peran penting dalam menjaga eksistensi Gereja Katolik di Kabupaten Pesawaran. Karena itu, organisasi Pemuda Katolik perlu memberikan kontribusi bagi gereja dan bangsa.
Selain itu, Stepanus mengingatkan anggota agar memegang semangat Pro Ecclesia et Patria, yang berarti “Bagi Gereja dan Bangsa”.
“Menjadi anggota Pemuda Katolik harus mampu menerjemahkan pekik perjuangannya. Harus mampu menjadi 100 persen Katolik dan 100 persen nasionalis,” pungkas Stepanus.
Sementara itu, Pemuda Katolik Komda Lampung, Falentinus Andi dan Yosep Adi Nugroho, memandu materi dalam kegiatan Mapenta tersebut.
Melalui kegiatan ini, Pemuda Katolik Komisariat Cabang Pesawaran berharap lahir kader muda yang aktif, berintegritas, serta mampu berkontribusi bagi Gereja dan masyarakat. Dengan demikian, kaderisasi dapat terus berjalan dan memperkuat peran kaum muda Katolik di Kabupaten Pesawaran.***





