Pemuda Katolik Tegineneng Gelar Mapenta dan Muskomac, Dorong Kader Aktif di Masyarakat

ALTUMNEWS.Com, PESAWARAN — Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang (Komac) Tegineneng menggelar Masa Penerimaan Anggota (Mapenta). Mereka juga menggelar Musyawarah Komisariat Anak Cabang (Muskomac) ke-2 Kecamatan Tegineneng.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka antara lain Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Lampung Falentinus Andi. Hadir pula anggota DPRD Pesawaran Ir. Sarwoko dan Pastor Moderator RD. Philipus Suroyo.

Ketua Pemuda Katolik Komcab Pesawaran F. Handoko juga hadir. Puluhan anggota dan undangan mengikuti kegiatan tersebut.

Pemuda Katolik Diminta Perkuat Sinergi

Falentinus Andi mengapresiasi pelaksanaan Mapenta dan Muskomac. Ia berharap pengurus Komac Tegineneng semakin aktif membangun kolaborasi.

“Kami mengapresiasi pengurus Komac Tegineneng atas terlaksananya kegiatan Mapenta dan Muskomac ini. Saya berharap pengurus Komac semakin aktif berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan,” ungkap Falentinus.

Ia juga mendorong kader bekerja sama dengan organisasi kepemudaan. Selain itu, kader dapat membangun hubungan dengan organisasi lintas agama dan berbagai komunitas.

Menurut Falentinus, kerja sama tersebut dapat mendukung pelaksanaan program organisasi.

DPRD Pesawaran Dukung Pemuda Katolik

Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran Ir. Sarwoko juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menyatakan dukungan terhadap Mapenta dan Muskomac Pemuda Katolik Tegineneng.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Pesawaran mengucapkan proficiat. Kami juga mendukung pelaksanaan Mapenta dan Muskomac Pemuda Katolik Kecamatan Tegineneng,” kata Sarwoko.

Ia mengajak Pemuda Katolik bekerja sama dengan pemerintah. Menurutnya, kolaborasi perlu dibangun mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.

Sarwoko juga meminta pengurus dan anggota mengenal unsur pemerintahan. Mereka perlu membangun komunikasi dengan bupati, anggota DPRD, dan pejabat lainnya.

“Kalau kita saling mengenal, program organisasi bisa kita sinergikan. Dengan begitu, kita bisa bersama-sama membangun Kabupaten Pesawaran,” ungkapnya.

Kader Diminta Aktif di Masyarakat

Sementara itu, RD. Philipus Suroyo mewakili hierarki Gereja. Ia mengajak kader Pemuda Katolik aktif dalam kegiatan sosial.

“Sebagai rasul-rasul awam, kalian harus memahami kondisi sosial di masyarakat. Kalian juga harus terlibat dalam berbagai persoalan masyarakat,” ujar Pastor Moderator tersebut.

Ia mendorong kader turun langsung ke tengah masyarakat. Kader juga harus berani menjadi garam dan terang di tengah kehidupan masyarakat.

RD. Philipus kemudian membuka kegiatan Mapenta dan Muskomac.

Pemuda Katolik Lampung Terbentuk di 10 Kabupaten

Saat ini, Pemuda Katolik Lampung telah membentuk kepengurusan definitif di 10 kabupaten dan kota. Wilayah tersebut meliputi Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Bandar Lampung, Lampung Selatan, Metro, Lampung Tengah, Way Kanan, Tulang Bawang Barat, dan Tulang Bawang.

Selain itu, Pemuda Katolik Lampung memiliki empat kepengurusan carateker. Wilayah tersebut meliputi Lampung Timur, Lampung Utara, Lampung Barat, dan Mesuji.***