Melangkah di Pulau Kelagian Besar, Tempat yang Memeluk Kedamaian

ALTUMNEWS.Com, PESAWARAN – Di pesisir Lampung Selatan, Pulau Kelagian Besar menawarkan ketenangan bagi wisatawan. Pulau ini cocok bagi mereka yang ingin menjauh sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan.

Selain keindahan alam, Pulau Kelagian Besar menyimpan cerita tentang kehidupan masa lalu. Dahulu, masyarakat pernah tinggal dan menjalani kehidupan di pulau tersebut.

Pasir Luas Jadi Daya Tarik Kelagian Besar

Menurut Dadang Suhendar, Pulau Kelagian Besar memiliki karakter berbeda dari Kelagian Kecil. Pemilik kapal tersebut sering mengantar wisatawan menuju pulau ini.

“Yang membedakan Pulau Kelagian Besar dan Pulau Kelagian Kecil, mungkin lebih pada pasirnya,” ujar Dadang saat berbincang dengan Altumnews.com, Minggu (23/3/2025).

Menurutnya, Kelagian Kecil memiliki lebih banyak koral. Selain itu, area pantainya juga lebih terbatas.

Sementara itu, Kelagian Besar memiliki hamparan pasir yang lebih luas. Teksturnya juga terasa lembut sehingga wisatawan leluasa berjalan di sepanjang pantai.

“Kalau Kelagian Kecil, sedikit banyak ada koral, dan tempatnya lebih terbatas. Tapi Kelagian Besar ini, pasirnya lembut dan luas,” tambahnya.

Pantai Jernih dan Suasana Tenang

Pulau Kelagian Besar menawarkan pemandangan yang masih alami. Angin laut berembus segar di sepanjang pantai.

Selain itu, ombak yang lembut menyentuh garis pantai berpasir putih. Air laut yang jernih juga menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Sebagian pengunjung datang untuk snorkeling. Sementara itu, wisatawan lainnya memilih bermain air atau bersantai di tepi pantai.

Karena suasananya tenang, pulau ini cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati alam. Pengunjung juga bisa menghabiskan waktu tanpa gangguan keramaian.

Menyimpan Cerita Kehidupan Masa Lalu

Di balik keindahannya, Kelagian Besar menyimpan cerita yang menarik. Dadang mengaku mengetahui kisah tersebut dari keluarganya.

“Dulu, pulau ini berpenghuni,” ujarnya.

Menurut Dadang, orang tuanya pernah tinggal di Pulau Kelagian Besar. Namun, mereka kemudian pindah ke Desa Ketapang.

Jejak kehidupan masa lalu masih terlihat hingga kini. Salah satunya berupa masjid yang sudah terbengkalai.

“Masih ada masjid yang kini terbengkalai, jaraknya hanya beberapa langkah dari pantai,” ungkapnya.

Fasilitas Sederhana, Pesona Tetap Terjaga

Pulau Kelagian Besar tidak menawarkan fasilitas mewah. Wisatawan hanya menemukan beberapa pondokan sederhana di sekitar pantai.

Namun, kondisi tersebut justru menjadi bagian dari daya tarik pulau. Keasrian alam membuat wisatawan dapat menikmati suasana yang lebih natural.

“Di sini, kamu bisa merasakan kebebasan. Fasilitasnya mungkin hanya sebatas gubuk-gubuk kecil dan tempat-tempat untuk berenang,” kata Dadang.

Selain itu, wisatawan dapat menyewa gubuk dengan harga sekitar Rp50 ribu per hari. Fasilitas sederhana tersebut cukup untuk menikmati suasana pantai dengan nyaman.

Wisatawan Didominasi Pengunjung dari Palembang

Meskipun fasilitasnya terbatas, Kelagian Besar tetap memiliki banyak peminat. Mayoritas wisatawan berasal dari Palembang.

Menurut Dadang, sekitar 90 persen pengunjung datang dari kota tersebut. Selebihnya berasal dari Jakarta dan sejumlah daerah di Lampung.

Jumlah wisatawan biasanya meningkat saat akhir pekan. Karena itu, suasana pulau menjadi lebih ramai pada Sabtu dan Minggu.

Meski begitu, ketenangan pulau tetap terasa. Wisatawan masih bisa menikmati suasana alam tanpa hiruk-pikuk berlebihan.

Perjalanan 30 Menit dari Dermaga Ketapang

Wisatawan dapat menuju Pulau Kelagian Besar melalui Dermaga Ketapang. Perjalanan menggunakan kapal membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Sesampainya di pulau, wisatawan bisa melakukan berbagai aktivitas. Snorkeling menjadi salah satu pilihan favorit.

Selain itu, pengunjung dapat bermain air dan berjalan di sepanjang pantai. Mereka juga bisa duduk santai sambil menikmati pemandangan bukit di sekitar pulau.

Dengan pasir yang luas dan air jernih, Kelagian Besar menawarkan pengalaman wisata yang berbeda. Pulau ini juga cocok bagi mereka yang mencari suasana tenang.

Pada akhirnya, Pulau Kelagian Besar bukan hanya menawarkan keindahan alam. Pulau ini juga menyimpan jejak kehidupan masa lalu.

Bagi wisatawan yang ingin menjauh dari kesibukan, Kelagian Besar bisa menjadi pilihan. Di tempat ini, alam, ketenangan, dan sejarah berpadu dalam satu perjalanan.***