Destinasi Wisata Unik di Kawasan Dieng
ALTUMNEWS.Com, WONOSOBO — Situs Tuk Bimalukar menjadi salah satu destinasi wisata unik di kawasan Dieng. Lokasi ini menarik perhatian wisatawan karena menyimpan cerita legenda dan kepercayaan masyarakat setempat.
Pegiat wisata lokal, Warno, menjelaskan bahwa Tuk Bimalukar dikenal sebagai sumber air suci yang berkaitan dengan kisah pewayangan.
“Kita ini di daerah wisata Situs Tuk Bimalukar. Tuk Bimalukar itu air suci dari zaman pewayangan, dari kisah Bima,” kata Warno saat ditemui Altumnews.com di lokasi, Rabu (22/4/2026).
Legenda Bima dan Air Suci
Menurut Warno, masyarakat mengaitkan sumber air tersebut dengan tokoh pewayangan Bima atau Werkudara. Ia menyebut legenda tersebut menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.
Ia menjelaskan bahwa Bima menancapkan senjatanya di lokasi tersebut hingga akhirnya memunculkan sumber air.
“Werkudara itu Bima, lalu ia menancapkan senjata di sini dan keluar air suci,” jelasnya.
Dipercaya Membawa Manfaat
Selain kisah legenda, Tuk Bimalukar juga dikenal karena kepercayaan masyarakat terhadap manfaat airnya. Banyak pengunjung mencoba membasuh wajah dengan air tersebut.
“Air suci ini konon bisa membuat awet muda kalau dipakai cuci muka,” ujar Warno.
Kepercayaan ini membuat lokasi tersebut ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan.
Ramai Dikunjungi Wisatawan
Warno menyebut pengunjung datang setiap hari, meskipun jumlahnya meningkat saat akhir pekan. Selain itu, akses yang mudah membuat wisatawan tertarik datang ke lokasi ini.
Pengunjung dapat menikmati suasana alam sekaligus merasakan pengalaman unik dari tradisi lokal yang masih terjaga.
Lokasi dan Akses Gratis
Situs Tuk Bimalukar berada di Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Area situs memiliki luas sekitar satu hektar dan berada di tengah kawasan milik warga.
Menariknya, pengelola tidak memungut biaya masuk bagi pengunjung. Oleh karena itu, wisatawan dapat menikmati lokasi ini secara gratis.
Warno juga mengajak masyarakat untuk datang dan merasakan langsung suasana di Tuk Bimalukar.
“Silakan datang ke Dieng, jangan lupa cuci muka di Tuk Bimalukar,” ujarnya.





