ALTUMNEWS.com, TULANG BAWANG BARAT – Ribuan goweser dari berbagai daerah di Lampung meramaikan Gowes Akbar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan satu dasawarsa Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Gowes 100 Kilometer
Rangkaian kegiatan dimulai pada Sabtu (30/3/2019). Tiga goweser dari Cilegon mengikuti rute sepanjang 100 kilometer.
Mereka tergabung dalam satu tim. Tim tersebut berhasil menyelesaikan perjalanan dalam waktu 3 jam 33 menit.
Selanjutnya, panitia menggelar Gowes Akbar sejauh 20 kilometer pada Minggu (31/3/2019). Ribuan goweser dari berbagai penjuru Lampung mengikuti kegiatan tersebut.
Peserta memulai perjalanan dari Islamic Center Tulang Bawang Barat. Mereka kemudian melewati Tugu Rato Nago Besanding, Kagungan Ratu, Marga Kencana, dan Pasar Pulung Kencana.
Setelah itu, para goweser kembali menuju Islamic Center sebagai titik finis.
Bachtiar Basri Bangga dengan Perkembangan Tubaba
Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri, menilai Tulang Bawang Barat mengalami perkembangan pesat dalam satu dekade.
Menurut Bachtiar, pembangunan daerah tersebut kini semakin membanggakan. Apalagi, Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) kini melintasi wilayah Tulang Bawang Barat.
“Kenapa saya bangga? Karena di hari ulang tahun ke-10 Tulang Bawang Barat ini saya sedikit terkejut. Dahulu ketika saya menjadi Bupati di sini, ada yang mengatakan bahwa Tulang Bawang Barat ini kabupaten yang bukan-bukan,” ujar Bachtiar.
Bachtiar menyampaikan hal tersebut saat mengikuti Gowes Akbar di halaman Islamic Center Tulang Bawang Barat, Minggu (31/3/2019) pagi.
Ia kemudian mengingat kembali perjuangannya saat menjabat sebagai bupati pertama Tulang Bawang Barat.
“Saya bersama Wakil Bupati saya dulu, Pak Umar Ahmad, mengatakan bahwa daerah ini akan menjadi lintasan dan tujuan,” katanya.
Tubaba Punya Akses Tol Trans Sumatera
Bachtiar mengatakan Tulang Bawang Barat kini memiliki akses penting dalam jaringan JTTS. Menurutnya, pembangunan pintu tol menjadi salah satu hasil perjuangan pemerintah daerah.
“Alhamdulillah di ulang tahun ke-10 ini, Kabupaten Tulang Bawang Barat bisa kita wujudkan sebagai lintasan. Untuk Jalan Tol Trans Sumatera, yang paling untung justru Kabupaten Tulang Bawang Barat,” kata Bachtiar.
Ia menilai keberadaan pintu tol akan membuka peluang bagi perkembangan daerah. Selain itu, akses tersebut dapat meningkatkan konektivitas Tulang Bawang Barat dengan wilayah lain.
“Ini sebuah perjuangan. Kita memperjuangkan bagaimana supaya pintu tol ada di Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ujarnya.
Islamic Center Jadi Destinasi Wisata
Selain akses tol, Bachtiar menyoroti keberadaan Islamic Center Tulang Bawang Barat. Ia menilai bangunan tersebut telah menjadi daya tarik daerah.
Bachtiar mengaku sempat menghadapi berbagai tantangan saat memperjuangkan pembangunan Islamic Center.
“Kemudian berbicara tujuan, yakni di sini memiliki Islamic Center. Beberapa kali tidak jadi, tetapi kita paling ngotot supaya terbangun di sini,” ujar Bachtiar.
Menurutnya, Islamic Center kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah. Masyarakat juga mengenalnya sebagai destinasi wisata.
Bachtiar Optimistis Tubaba Terus Berkembang
Bachtiar optimistis Tulang Bawang Barat akan terus berkembang. Ia melihat daerah tersebut mulai memiliki posisi strategis sebagai lintasan dan tujuan.
“Hari ini kita bisa saksikan bahwa Kabupaten Tulang Bawang Barat paling tidak sudah menjadi lintasan dan menjadi sedikit tujuan. Insya Allah yang akan datang lebih sukses lagi,” katanya.
Bachtiar juga mengaku bangga melihat perkembangan daerah yang pernah ia pimpin.
“Saya sebagai Bupati pertama Kabupaten Tulang Bawang Barat dan juga sebagai Wakil Gubernur Lampung, pada hari ini saya bangga,” pungkasnya.***





