1,1 Juta Percakapan Warganet soal Pilpres di Medsos, Siapa Unggul?

0
140
Pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno saat Deklarasi Kampanye Damai di Monas, Jakarta, Minggu (23/9). Deklarasi menandai dimulainya masa kampanye Pemilu 2019. (Merdeka.com/Iqbal Nugroho)
Pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno saat Deklarasi Kampanye Damai di Monas, Jakarta, Minggu (23/9). Deklarasi menandai dimulainya masa kampanye Pemilu 2019. (Merdeka.com/Iqbal Nugroho)

ALTUMNEWS.com, JAKARTA — Lembaga analis PoliticaWave merilis survei soal traffic warganet di media sosial seputar pilpres 2019. Hasilnya, di periode Desember 2018, tercatat 1.162.192 percakapan seputar pasangan Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandiaga terjadi.

“Tercatat jumlah percakapan pasangan Jokowi-Ma’ruf sebesar 739.206 (63,6 persen), sementara Prabowo-Sandiaga meraih jumlah percakapan sebesar 422.986 (36,4 persen),” kata Ketua Analis PoliticaWave Nadia Shabilla lewat keterangan tertulis, Jumat (14/12/2018).

Menyasar pada analisa sentimen warganet pada kedua pasangan tersebut, PoliticaWave mendapati pasangan Jokowi-Ma’ruf meraih persentase percakapan positif sebesar 46 persen, percakapan negatif sebesar 28 persen dan percakapan netral sebesar 26 persen.

Sedangkan pasangan Prabowo-Sandiaga meraih persentase percakapan positif sebesar 33 persen, percakapan negatif sebesar 12 persen dan percakapan netral sebesar 55 persen.

“Dari analisa sentimen, dapat dilihat perbedaan strategi komunikasi antara kedua pasangan,” jelas Nadia seperti dilansir Liputan6.com.

Sentimen terhadap keduanya, didapati dari pelbagai isu berkembang dalam sepekan terakhir. Seperti keakraban Jokowi dan keluarga besarnya di Istana Bogor, dukungan Partai Emak-Emak kepada Prabowo-Sandiaga, dan kritik keras Prabowo Subianto terhadap insan pers.

“Percakapan Jokowi-Ma’ruf di media sosial lebih pada sentimen isu positif. Sementara Prabowo-Sandi sebaliknya,” beber dia.

Dalam analisa di media sosial ini, PoliticaWave melakukan filter dan mengeluarkan akun-akun Bot (akun robot/fake). Jumlah pemilih muda semakin besar di Pilpres 2019, media sosial akan menjadi kanal informasi yang penting untuk menjangkau mereka.***

Editor : Robert

Facebook Comments
BACA JUGA:  Jokowi Menang Telak di Desa Way Gelam Lampung Selatan