Simpati Masyarakat pada Gubernur Ridho: dari Konser Amal hingga “Direct Collecting” Dana untuk Korban Tsunami Selat Sunda

0
198
Gubernur Ridho pada Pagelaran Musik Kemanusian Peduli Korban Tsunami, di Elephant Park, Enggal, Bandar Lampung, Sabtu (23/2/2019) malam.

ALTUMNEWS.com, BANDAR LAMPUNG — Ketika seluruh energi telah dicurahkan dan segala daya upaya telah dilakukan, jalan kebaikan yang dilakukan Gubernur menuai simpati yang luas, untuk membantu korban musibah tsunami Selat Sunda.

Simpati masyarakat terlihat dari rasa empati Gubernur Ridho terhadap rakyatnya yang menjadi korban tsunami. Pasalnya, kendati hampir dua bulan berlalu, ratusan nelayan masih belum bisa melaut karena perahu mereka yang rusak.

Gubernur Ridho pun melakukan “direct collecting” dana atau mengumpulkan dana secara langsung dengan menyumbangkan lagu dalam Pagelaran Musik Kemanusian Peduli Korban Tsunami, di Elephant Park, Enggal, Bandar Lampung, Sabtu (23/2/2019) malam dan lagunya itu meraup dana Rp58 juta.

Apa yang dilakukan Gubernur melengkapi upaya lain yang dilakukan sebelumnya. Seperti Konser kemanusiaan untuk korban tsunami yang dilakukan Jum’at (11/1/19). Dalam Konser sebelumnya ini berhasil dikumpulkan dana sekitar Rp 443.379.000 untuk para korban tsunami.

“Kita harus terus memberikan dukungan kepada saudara kita yang terkena dampak bencana tsunami Selat Sunda. Bagaimana kita memampukan mereka untuk menjadi kembali hidup normal dan menjadi bagian masyarakat sebagaimana umumnya,” ujar Gubernur dalam penampilannya bersama Andika Mahesa dan Kiki The Potters berhasil menarik perhatian ribuan pengunjung di Elephant Park.

“Saya baru tiba dari Jakarta jam 5 sore tadi, lalu mandi dan sholat, dan bersiap untuk datang pada acara ini, dan besok saya harus kembali ke Jakarta lagi. Hal ini sebagai wujud support saya terhadap acara ini dalam meringankan beban para korban tsunami selat sunda,” ujarnya.

Gubernur Ridho menjelaskan berdasarkan laporan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Lampung terdapat 700 perahu dibawah 3GT yang hancur, dan itu merupakan sumber mata lencaharian mereka. “Untuk itu, kita harus membantu mata pencaharian mereka agar dapat hidup mandiri kembali,” jelas Gubernur.***

BACA JUGA:  Buka Kegiatan Penguatan Kompetensi SDM Pengelola Data Bagi Supervisor dan Operator Aplikasi SIKS-NG, Ini Pesan Sumarju Saeni

Editor : Robert

Facebook Comments