Gereja Katolik Ratu Damai Sediakan Lahan Parkirnya Untuk Hajatan Ustad Ahyani

0
637
Pastor Kepala Paroki Maria Ratu Damai, Romi Apolonius Basuki (Romo Apol) menyempatkan diri untuk nongkrong bersama pihak panitia dan keluarga Ustad Ahyani di lokasi. Romo Apol didampingi Romo Roy pada Rabu malam, 06 Maret 2019 seusai memimpin Misa Rabu Abu.

ALTUMNEWS.com, BANDAR LAMPUNG — Salah satu wujud membangun persaudaraan antara gereja dan masyarakat Gereja Maria Ratu Damai Teluk Betung Bandar Lampung sediakan lahan parkir untuk hajatan warga.

Adalah Ustad Ahyani, yang meminta bantuan Paroki Ratu Damai meminjamkan lahan parkir gereja untuk resepsi pernikahan putrinya. Ahyani merupakan warga RT 17 Lingkungan 1 Kelurahan Pesawahan. Rumahnya tepat di sisi belakang lokasi parkir Gereja Maria Ratu Damai.

Ustad Ahyani akan menikahkan putri pertamanya Eka Nur Fatiyah dengan calon menantunya Munawir Al Fajar pada Kamis, 07 Maret 2019.

Ahyani mengatakan keinginannya diutarakan pada pihak Paroki Ratu Damai Teluk Betung satu minggu sebelum acara.

“Saya menyampaikan pada Mas Pur (koster Ratu Damai), dan Mas Pur menyampaikan pada Romo Apol. Alhamdullilah beliau memperbolehkan, asal tidak pada hari Sabtu dan Minggu katanya, karena ada Misa,” cerita Ustad Ahyani di lokasi parkir, Rabu malam, 06 Maret 2019.

Sementara itu, Kepala Lingkungan 1, RT 17 Kelurahan Pesawahan, Muslich menaruh apresiasinya pada pihak gereja yang berkenan meminjamkan lahan parkirnya untuk hajatan warganya.

“Kita enjoy, toleransi terjaga dengan baik di lingkungan kami. Namun tak lepas dari buah pihak gereja yang bergaul dengan lingkungan sekitar, jadi ada feedback. Romo Apol itu sering blusukan sana-sini di rumah-rumah warga sekitar, jadi keakraban dengan masyarakat sini terjalin baik,” kata Muslich saat nongkrong bareng panitia dan Romo Apol.

Pastor Kepala Paroki Maria Ratu Damai, Romi Apolonius Basuki (Romo Apol) menyempatkan diri untuk nongkrong bersama pihak panitia dan keluarga Ustad Ahyani di lokasi. Romo Apol didampingi Romo Roy pada Rabu malam, 06 Maret 2019 seusai memimpin Misa Rabu Abu.

BACA JUGA:  Open Forum di Bali, Mr. Ranjith Hettiarachch Mengajak Untuk Menghidupkan Kembali Nilai-Nilai Raeffeisen

Menurut Romo Apol, ini merupakan salah satu wujud membangun persaudaraan antara gereja dan masyarakat. “Kita adalah bagian dari masyarakat jadi persaudaraan harus terjalin dengan baik,” katanya singkat sambil meminum kopi yang khusus dibuatkan Ustad Ahyani untuknya.

Hingga berita ini diturunkan, Romo Apol dan Romo Roy masih asik membantu menyusun kursi untuk acara resepsi pernihakan putri Ustad Ahyani.*

Editor : Robert

Facebook Comments