Pemprov Lampung Gelar Peringatan Bulan Bakti Karang Taruna dan HKSN di Pekon Panggung Rejo Pringsewu

0
201
Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung Taufik Hidayat saat memberikan penghargaan Satyalancana Karya Satya di lapangan Pekon Panggung Rejo, Sukoharjo, Pringsewu, Minggu, 15 Desember 2019.

ALTUMNEWS.com, PRINGSEWU — Pemerintah Provinsi Lampung menggelar peringatan Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2019, di Pekon Panggung Rejo, Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu, Minggu 15 Desember 2019.

Gubernur Lampung yang diwakili Asisten Ekobang Pemprov Lampung Taufik Hidayat, mengatakan, melalui peringatan HKSN 2019, diharapkan dapat menambah semangat persatuan, kegotong-royongan dan kekeluargaan. Selain itu mampu memelihara dan memperkaya bentuk kesetiakawanan sosial di daerah masing-masing, untuk menuju “Rakyat Lampung  Berjaya”.

Pada sambutan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang dibacakan Asisten Ekobang Pemprov Lampung, Taufik Hidayat mengatakan bahwa Karang Taruna merupakan organisasi sosial kemasyarakatan. “Organisasi ini sebagai wadah dan sarana pengembangan setiap anggota masyarakat yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda yang bergerak dibidang usaha kesejahteraan sosial,” kata Gubernur.

Menurut Gubernur Lampung, keberadaan Karang Taruna di Provinsi Lampung sangat dirasakan keberadaannya khususnya dalam upaya mencegah timbulnya masalah sosial, menumbuh kembangkan usahausaha  ekonomi produktif.

“Saat kita sedang menghadapi gelombang Revolusi Industri 4.0. Kini orang bisa berjualan tanpa harus punya toko, bisa berbisnis taksi tanpa harus punya mobil, dan lain sebagainya. Kondisi ini membuat hilangnya sejumlah lapangan pekerjaan, namun disisi lain justru menciptakan berbagai jenis pekerjaan baru yang menggantikan pekerjaan lama,” lanjut Gubernur.

Efek kejut dari gelombang revolusi 4.0 ini, lanjut Gubernur semakin tak terelakkan, dinamika perubahan semakin cepat dan menimbulkan cultural lag. “Percepatan perubahan teknologi selalu lebih tinggi dari apa pun, khususnya kultur, kebijakan publik, riset, maupun pendidikan,” tambahnya.

Oleh karena itu, Gubernur berharap keluarga Besar Karang Taruna dapat mampu bersaing dan berpartisipasi serta menjadi pionier yang mampumemberikan kontribusi sosial bagi masyarakat.

BACA JUGA:  5. 962 Penerima PKH Lampung Tergraduasi Sejahtera

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Sumarju Saeni yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, HKSN jatuh tanggal 22 Desember merupakan kristalisasi budaya Indonesia yang saling asah asih dan asuh “Dengan bersatu padu maka pembangunan kesejahteraan sosial dan pembangunan menuju arah Lampung berjaya bisa cepat tercapai,” ucapanya.

Menurut Kadisos berjuluk “Panglima Tagana Lampung” ini, kesetiakawanan sosial merupakan isu yang tetap relevan di tengah kondisi politik, ekonomi, sosial budaya yang terus mendapatkan tantangan-tantangan baru. “Maka itu kegiatan HKSN bukan hanya dipahami sebagai rutinitas namun harus berdampak kepada kesetiakawanan kita bersama, khususnya di Provinsi Lampung,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam acara peringatan BBKT dan HKSN itu pemprov Lampung juga menyerahkan bantuan kursi roda penyandang disabilitas, bantuan modal usaha, penghargaan bagi pekerja sosial, maupun masyarakat yang berjasa di bidang sosial. Dalam Kegiatan HKSN itu juga digelar pengukuhan pengurus Karang Taruna Pringsewu periode 2019-2024.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Karang Taruna Lampung, sekaligus Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, Wakil Bupati Pringsewu, Dr. Fauzi, serta Forkompinda daerah setempat.***

Editor : Robert

Facebook Comments