Natal Oikoumene Lampung 2019: Perkuat Kerukunan dan Persaudaraan Lintas Agama

ALTUMNEWS.com, BANDARLAMPUNG — Natal Oikoumene Provinsi Lampung Tahun 2019 berlangsung di Gedung Haka Metta Sarana, Telukbetung, Bandarlampung. Acara berlangsung pada 9 Januari 2020.

Perayaan tersebut berlangsung dalam suasana persahabatan dan persaudaraan. Kegiatan ini melibatkan berbagai agama, budaya, suku, dan organisasi kemasyarakatan.

“Dengan melibatkan berbagai lintas agama, budaya, suku, ormas dan lainnya, tak lain untuk membagi kegembiraan, sukacita dan kebahagiaan bersama,” kata Ketua Panitia Natal Oikoumene Provinsi Lampung Tahun 2019, Romo Roy.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan saling menguatkan dan memberi harapan. Selain itu, perayaan ini menjadi ruang untuk merawat kebhinekaan.

Dengan demikian, ikatan silaturahmi dapat semakin kuat. Hubungan antarpeserta juga diharapkan semakin akrab dan hangat.

“Sehingga otomatis akan terbangun komunikasi serta relasi yang hangat mesra,” ucap Romo Roy.

Sementara itu, Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung tersebut menyampaikan tema Natal tahun ini. Tema yang diangkat ialah “Jadilah sahabat bagi semua orang.”

“Selaras dengan tema ini, kami ingin menjadi sahabat dengan siapapun tanpa membeda-bedakan, tebang pilih atau pilih kasih. Sahabat kemanusiaan untuk semua orang,” ungkap Romo Roy.

Selain itu, Romo Roy menegaskan makna perayaan Natal Oikoumene. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen umat Kristiani Lampung.

Komitmen itu juga mendukung program pemerintah daerah. Harapannya, Lampung menjadi daerah yang aman, nyaman, damai, dan sejuk.

“Lampung rumah kita bersama!” tegas Romo Roy.

Bakti Sosial Kesehatan

Dalam kesempatan tersebut, Romo Roy juga menyampaikan rangkaian kegiatan sosial. Salah satunya berupa bakti sosial pengobatan gratis.

Kegiatan itu menyasar anak-anak di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Masgar, Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.

“Kami telah mengadakan bakti sosial pengobatan gratis bagi 168 anak dari 184 di LPKA Masgar,” jelas Romo Roy.

Bakti sosial tersebut berlangsung pada Sabtu, 14 Desember 2019. Kegiatan itu menjadi wujud kasih, kepedulian, persaudaraan, dan empati.

Selain itu, panitia melibatkan tenaga medis dalam kegiatan tersebut. Terdapat 10 dokter, 11 perawat, dan tiga psikiater.

“Kegiatan ini menjadi wujud komitmen untuk menjadi sahabat bagi semua orang,” pungkas Romo Roy.

Pesan Kerukunan dan Harmoni

Pada akhir sambutannya, Romo Roy membacakan dua pantun. Pantun tersebut menyampaikan pesan tentang kerukunan dan keharmonisan.

Beli sukun jumlahnya lima
Semua gurih saat dirasa
Jika rukun dengan sesama
Hidup nyaman akan terasa

Terbang tinggi burung merpati
Hingga lama di pohon mahoni
Mari kita saling menghormati
Hidup nyaman dalam harmoni

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim. Perwakilan MUI, TNI, Polri, PW Muhammadiyah, PW NU, dan tokoh lintas agama juga hadir.

Selain itu, hadir Pemuda Lintas Agama dan FKUB Provinsi Lampung. Perwakilan FKUB Kota Bandar Lampung dan Forum Kerukunan Lintas Agama (FKLA) turut mengikuti acara.

Hadir pula PSMTI Provinsi dan Kota Bandarlampung. Dewan penasihat dan Ketua Pokdar Provinsi juga tampak dalam kegiatan tersebut.

Perwakilan DPRD Provinsi dan DPRD Kota Bandarlampung ikut hadir. Sejumlah ormas keagamaan dan komunitas Gusdurian juga mengikuti perayaan.

Dari kalangan umat Kristiani, hadir para romo, suster, dan pendeta. Mereka berasal dari berbagai denominasi gereja, seperti PGIW, GGBI, Advent, GPDI, PGTI, GBI Malahayati, dan PGLII.***