ALTUMNEWS.Com, PESAWARAN – Paguyuban Devosi Kerahiman Ilahi (PDKI) Keuskupan Tanjungkarang menjalankan 21 program kerja sepanjang 2021. Sebagian besar program tersebut berfokus pada kegiatan keagamaan, pelayanan sosial, bantuan kemanusiaan, serta kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Pamong PDKI Keuskupan Tanjungkarang, Yohana Pujilatin, menyampaikan hal tersebut dalam acara Tutup Tahun 2021 dan Awal Tahun 2022 di Gereja Santo Martinus Hanura, Pesawaran, Selasa, 14 Desember 2021.
PDKI Awali Tahun dengan Kegiatan Keagamaan
PDKI Keuskupan Tanjungkarang mengawali 2021 dengan Misa Awal Tahun di Kapel SCJ pada 10 Januari. Misa tersebut dipimpin Romo Ambrosius Dhani Indrata, SCJ, dan dihadiri sekitar 40 orang dari Bandarlampung.
Selanjutnya, PDKI mengikuti Misa Orang Sakit Sedunia pada 11 Februari 2021. Kegiatan tersebut berlangsung di Kapel SCJ dan melibatkan 144 orang sakit se-Keuskupan Tanjungkarang. Selain itu, PDKI menggelar berbagai kegiatan terkait Kerahiman Ilahi, termasuk Novena Kerahiman Ilahi ke-4 dan Pesta Kerahiman Ilahi di Gereja Ratu Damai Teluk Betung.
Tidak hanya kegiatan misa, PDKI juga mengadakan doa bersama dan menghadiri Misa Perdana Romo Nico Putra di UP Jatibaru. Kemudian, PDKI memperingati wafatnya Santa Faustina pada 10 Oktober 2021 bersama Romo Ambrosius Dhani Indrata, SCJ.
PDKI Salurkan Bantuan bagi Masyarakat
Selain kegiatan keagamaan, PDKI Keuskupan Tanjungkarang aktif menjalankan pelayanan sosial. Pada 7 Februari 2021, PDKI membagikan 161 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.
Selanjutnya, dalam rangka Pesta Kerahiman Ilahi, PDKI membagikan 1.080 nasi bungkus kepada kaum duafa pada 28–31 Maret 2021. PDKI juga menunjukkan kepedulian kepada korban kebakaran di Stasi Panjang serta warga yang sakit dan terdampak Covid-19.
Pada Desember 2021, PDKI kembali menggelar bakti sosial dan penggalangan dana di Stasi Jatibaru. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pelayanan sosial PDKI sepanjang tahun.
Galang Dana untuk Warga yang Membutuhkan
PDKI juga memberikan perhatian khusus kepada Agustina Warsiti. Pada 12–19 Oktober 2021, PDKI menggalang dana untuk membantu Warsiti. Kemudian, anggota PDKI mengunjungi Warsiti dan ayahnya sebanyak dua kali pada November 2021.
Selain memberikan bantuan, PDKI turut memediasi permohonan baptis Warsiti dengan Paul Bilaud, MEP, pada 8 dan 20 November 2021. Upaya tersebut menunjukkan perhatian PDKI terhadap kebutuhan sosial dan spiritual masyarakat.
PDKI juga menggalang dana kasih untuk Bapak Uskup Mgr. Yohanes Harun Yuwono yang akan berpindah tugas. Penggalangan dana berlangsung pada 1–30 September 2021.
Bantuan Lintas Agama
Di luar program utama, PDKI menerima bantuan dari seorang donatur yang tidak disebutkan namanya. PDKI kemudian menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat lintas agama.
Pada Oktober 2021, PDKI menyalurkan 53 paket bantuan ke sejumlah wilayah, antara lain Gunung Terang, Kemiling, Jatibaru, Hanura, Totoharjo, dan Wonorejo. Selanjutnya, pada 1 November 2021, PDKI membagikan 20 paket sembako kepada warga di Purbolinggo, SB12, dan SB8.
PDKI Rutin Gelar Doa Koronka
Selain menjalankan 21 program kerja, PDKI Keuskupan Tanjungkarang juga rutin mengadakan Doa Koronka secara bergilir. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kehidupan rohani para anggota sekaligus memperkuat pelayanan dan kebersamaan.
Dengan berbagai kegiatan tersebut, PDKI Keuskupan Tanjungkarang sepanjang 2021 tidak hanya menjalankan program keagamaan, tetapi juga memperluas pelayanan melalui kegiatan sosial, bantuan kemanusiaan, penggalangan dana, dan kepedulian lintas agama.***





