ALTUMNEWS.com, BANDARLAMPUNG — Yayasan Insan Damai meluncurkan buku bertajuk “Jadilah Garam dan Terang Bagi Dunia”. Buku tersebut mengulas perjalanan dua dekade karya pelayanan, berbagi, dan kepedulian Yayasan Insan Damai pada 2002-2022.
Acara peluncuran berlangsung di Yayasan Insan Damai, Jalan WR Supratman No. 24 A, Kangkung, Bumiwaras, Bandarlampung, Jumat (20/5/2022).
Ketua Pengurus Yayasan Insan Damai periode 2019-2022, Adrianus Budi Djaya, mengatakan buku tersebut mengulas sejarah berdirinya yayasan. Ia juga menyoroti dinamika serta semangat kepedulian yang mewarnai perjalanan yayasan.
“Terutama kepedulian kepada umat Katolik secara khusus yang ada di wilayah Teluk Betung dan lebih luas umat Paroki yang ada di Bandarlampung,” kata Adrianus Budi Djaya saat peluncuran buku.
Menurut Adrianus, buku itu dapat memperluas wawasan umat dan masyarakat. Pembaca juga bisa mengenal visi, misi, serta berbagai karya pelayanan Yayasan Insan Damai.
“Dan dapat lebih mengenal lagi kehadiran Yayasan Insan Damai di Bandarlampung,” pungkasnya.
Yayasan Insan Damai Perkuat Pelayanan Kemanusiaan
Sementara itu, Pastor Kepala Paroki Maria Ratu Damai Telukbetung, RD Apolonius Basuki, menyampaikan selamat atas peluncuran buku tersebut.
Romo Apol berharap Yayasan Insan Damai terus membangun kerja sama dengan pemerintah, masyarakat, dan gereja. Ia juga mendorong yayasan memperkuat berbagai kegiatan kemanusiaan.
“Kerja sama untuk kemanusiaan seperti donor darah, jalan sehat, gerakan orang tua asuh, bantuan kacamata gratis, bantuan hukum dan bantuan sosial lainnya,” tandasnya.
Romo Apol juga meminta pengurus melanjutkan berbagai kerja sama yang sudah berjalan. Menurutnya, pelayanan perlu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai iman dan moral Katolik.
“Tanpa kenal lelah dan tidak menyerah kalah dan mencari cara-cara baru dalam pelayanan berdasarkan iman dan moral Katolik sesuai perkembangan zaman,” ujarnya.
Mgr Yohanes Harun Yuwono Apresiasi Karya Yayasan
Administrator Apostolik Keuskupan Sufragan Tanjungkarang, Mgr Yohanes Harun Yuwono, turut menyampaikan apresiasi melalui sambutan dalam buku “20 Tahun Karya Pelayanan Peduli dan Berbagi Tahun 2002-2022”.
Ia mengapresiasi seluruh pihak yang ikut mengembangkan Yayasan Insan Damai sejak awal berdiri hingga memasuki usia 20 tahun.
“Saya mengapresiasi sangat positif semua pribadi yang bekerja di dalamnya sejak ide didirikannya yayasan ini maupun dalam pelaksanaannya sampai di usia 20 tahun sekarang,” kata Mgr Yohanes Harun Yuwono.
Lebih lanjut, Mgr Yohanes menilai Yayasan Insan Damai memiliki visi dan misi yang kuat dalam bidang sosial kemanusiaan.
“Semogalah semakin berkembang dan konsisten melayani orang-orang miskin. Selamat ulang tahun ke-20 Yayasan Insan Damai, janganlah jemu berbuat baik. Tuhan selalu memberkati,” tandasnya.
Yusman Tohir Pimpin Yayasan Insan Damai
Selain peluncuran buku, acara tersebut juga menghadirkan agenda pelantikan pengurus Yayasan Insan Damai masa bakti 2022-2025.
Salah satu pendiri Yayasan Insan Damai, FX Agus Tjahja, melantik kepengurusan baru tersebut. Dalam kesempatan yang sama, Y. Yusman Tohir terpilih sebagai Ketua Yayasan Insan Damai periode 2022-2025.***





