Pemkot Bandar Lampung Fokus Perbaikan Infrastruktur Pascabanjir di Tanjung Senang

ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung fokus pada normalisasi sungai dan perbaikan infrastruktur setelah banjir yang melanda kawasan Kecamatan Tanjung Senang beberapa hari lalu. Untuk itu, Pemkot menurunkan alat berat berupa tiga unit Excavator yang akan mengeruk sedimen sungai di Kelurahan Waykandis dan Kelurahan Pematangwangi, guna mengembalikan aliran sungai ke kondisi semula.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, Dedi Sutioso, menjelaskan bahwa normalisasi sungai tersebut merupakan instruksi langsung dari Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana.

“Berdasarkan perintah Ibu Walikota Bunda Eva, kami mulai pengerukan sedimen dan normalisasi aliran sungai. Pekerjaan ini akan dilakukan secara bertahap,” ujar Dedi, Selasa (25/2/2025).

Lebih lanjut, Dedi juga menambahkan bahwa Pemkot tidak hanya melakukan normalisasi sungai, tetapi juga memperbaiki talud dan tembok penahan yang rusak akibat bencana.

“Selain pengerukan, kami juga sedang memperbaiki talud yang jebol, dan tim kami masih bergerak di sepanjang aliran sungai untuk memastikan semua teratasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Wakhidi, memberikan update terkait dampak banjir yang terjadi pada akhir pekan lalu. Ia menyebutkan bahwa air yang sempat merendam jalanan dan pemukiman warga sudah surut sejak Senin kemarin. Tim BPBD kini fokus pada pembersihan sisa sampah yang terbawa oleh arus banjir.

“Kami juga menyiapkan tiga tangki air bersih untuk membagikan air kepada masyarakat yang terdampak,” jelas Wakhidi.

Wakhidi menambahkan bahwa meskipun air telah surut, pihaknya masih tetap berada di lokasi untuk membantu masyarakat membersihkan rumah mereka.

“Bunda Eva meminta kami untuk tetap berada di lokasi untuk membantu warga membersihkan perabotan dan membagikan air bersih. Kami akan terus mendampingi mereka,” ujar Wakhidi.

Upaya Pemkot Bandar Lampung ini menunjukkan komitmen untuk segera memulihkan keadaan dan mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh bencana banjir di kawasan tersebut.***