Gas Bumi PGN Bantu Dapur MBG Bandar Lampung Tekan Biaya Operasional

ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bandar Lampung terus berjalan. Jaringan gas (jargas) PGN Lampung ikut menopang operasional dapur MBG.

Setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyiapkan ribuan porsi makanan. Karena itu, pengelola membutuhkan energi yang stabil, aman, dan hemat.

Gas bumi PGN menjawab kebutuhan energi tersebut. Sejumlah pengelola dapur MBG juga merasakan manfaatnya secara langsung.

SPPG Sukarame 1 Layani 3.500 Penerima

Salah satunya SPPG Sukarame 1. Eka Lara Hotman, Mitra PIC dapur tersebut, menceritakan pengalamannya bersama PGN.

Dapur itu mulai menjalankan program MBG pada Maret 2025. Sejak saat itu, tim dapur aktif menyiapkan makanan untuk penerima manfaat.

Eka mengatakan sekitar 3.500 penerima manfaat menikmati layanan dapurnya. Mereka berasal dari tujuh sekolah serta kelompok balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

“Dalam keseharian produksi makanan bergizi kami, gas alam dari PGN Lampung memegang peran penting,” kata Eka saat ditemui di SPPG Sukarame 1, Jalan Karimun Jawa Griya Sukarame Blok D2 No.10 Sukarame, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, Selasa (2/12/2025).

Eka Pilih Gas PGN karena Praktis

Eka menjadi pelanggan PGN sejak 2017. Awalnya, ia memakai gas tersebut untuk kebutuhan rumah tangga.

Kemudian, Eka memakainya untuk restoran. Kini, ia memanfaatkan gas PGN untuk dapur MBG.

Menurut Eka, ia tetap memilih PGN karena tiga alasan. Gas tersebut praktis, aman, dan ekonomis.

“Praktis, aman, dan jauh lebih ekonomis,” ungkapnya.

Untuk kebutuhan bisnis, Eka merasakan tekanan api yang lebih kuat. Ia juga melihat warna api yang lebih biru dan proses memasak yang lebih cepat.

“Bagi dapur yang harus bekerja 24 jam, kestabilan seperti ini tak tergantikan,” tambahnya.

Keterangan foto: Eka Lara Hotman, Mitra PIC SPPG Sukarame 1.

Eka Kenalkan PGN kepada Dapur MBG

Eka juga membantu mengenalkan PGN kepada pengelola dapur lain. Ia pernah mengundang tim PGN untuk menemui puluhan pengelola dapur MBG se-Lampung.

Pertemuan tersebut membahas keamanan dan efisiensi gas bumi. Menurut Eka, para pengelola memberikan respons positif.

“Alhamdulillah, upaya ini berbuah positif karena banyak dapur kemudian beralih menggunakan PGN,” ucap Eka.

SPPG Sukarame 5 Pangkas Biaya

Pengalaman serupa muncul di SPPG Sukarame 5. Alfonsus Adhi Pradana, Mitra PIC dapur tersebut, mengatakan PGN membantu menekan biaya operasional.

“Dari perhitungan yang mereka lakukan, penggunaan LPG tabung 50 kg bisa menghabiskan sekitar Rp23 juta per bulan, sedangkan PGN hanya sekitar Rp14 juta,” terang Alfonsus saat ditemui di Dapur SPPG Sukarame 5, Jalan Pulau Bawean Dua Nomor 29, Sukarame, Bandar Lampung, Selasa (2/12/2025).

Menurut Alfonsus, selisih biaya tersebut memberi keuntungan besar. Efisiensi itu juga membantu dapur menjaga keberlanjutan operasional.

Selain menghemat biaya, gas bumi memudahkan pekerjaan tim dapur. Pengelola cukup membuka jaringan gas tanpa mengganti tabung saat persediaan habis.

Alfonsus juga merasakan suplai gas yang stabil. Kualitas api mendukung pekerjaan dapur selama 24 jam.

Sukarame 5 Layani 2.882 Penerima

Dapur SPPG Sukarame 5 menyiapkan makanan untuk sekitar 2.882 penerima setiap hari. Mereka berasal dari 19 sekolah.

Menurut Alfonsus, tim dapur mulai memasak pada dini hari. Mereka bekerja sejak pukul 00.30 hingga 06.00.

“Proses memasak dimulai pada dini hari, pukul 00.30 hingga 06.00, dan tidak pernah mengalami gangguan suplai gas sejak menggunakan gas dari PGN Lampung,” tandasnya.

Pengelola Dorong Perluasan Jaringan

Eka dan Alfonsus tetap memberikan sejumlah masukan meski puas dengan layanan PGN.

Mereka berharap PGN memperluas jaringan gas. Dengan begitu, lebih banyak dapur MBG dan masyarakat dapat mengakses gas bumi.

Selain itu, mereka meminta PGN meningkatkan sosialisasi. Langkah tersebut dapat membantu masyarakat memahami manfaat dan keamanan gas bumi.

Mereka juga mendorong PGN memperkuat pendekatan kepada calon pelanggan. Tujuannya agar proses kerja sama dan pemasangan instalasi berjalan lebih cepat.

PGN Dukung Program MBG

Sementara itu, Area Head PGN Lampung Ahmad Abrar menjelaskan peran infrastruktur energi dalam mendukung program MBG.

Menurut Abrar, pengalaman para pengelola dapur menunjukkan pentingnya pasokan energi yang andal.

“Jargas PGN Lampung tidak hanya menyediakan suplai energi, tetapi juga mendukung kelancaran program sosial yang menyentuh ribuan anak, ibu hamil, serta balita setiap hari. Dengan biaya yang lebih hemat, instalasi yang aman, dan suplai stabil 24 jam, gas alam PGN menjadi tulang punggung dapur-dapur MBG di kota ini,” kata Abrar.***