ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mendorong pengembangan pelaku UMKM lokal dengan program pinjaman modal berbunga nol persen. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi dan pendapatan pelaku usaha.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bandar Lampung, Riana Apriana, menyampaikan bahwa saat ini sebanyak 18 UMKM telah mendapatkan pinjaman modal tanpa bunga.
“Berdasarkan data kami, ada sekitar 18 UMKM yang lolos untuk mendapatkan pinjaman modal dengan bunga nol persen,” ujar Riana, Kamis (12/2/2026).
Ia menjelaskan bahwa meskipun sekitar 240 UMKM telah diajukan untuk program ini, banyak yang tidak lolos persyaratan perbankan, terutama karena catatan keuangan melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK, perubahan alamat, atau masih memiliki pinjaman aktif di bank lain.
“Rata-rata pelaku UMKM ini sebelumnya sudah memiliki pinjaman, baik KUR maupun pinjaman di bank lain. Padahal dari sisi usaha sebenarnya tidak bermasalah,” jelasnya.
Pemkot Bandar Lampung sebelumnya telah menyiapkan dana sekitar Rp3 miliar untuk mendukung program ini, dengan plafon maksimal pinjaman mencapai Rp50 juta per pelaku usaha, disesuaikan dengan kapasitas dan kemampuan bayar masing-masing UMKM.
Riana menekankan bahwa program ini bukan hanya soal pinjaman, tetapi sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM di Kota Bandar Lampung.
“Harapannya pinjaman ini bisa menambah modal, meningkatkan kapasitas produksi, serta berdampak pada peningkatan keuntungan dan kesejahteraan pelaku UMKM,” tambahnya.***





