Gubernur Mirza Tekankan Sinergi dan Penguatan Desa pada Musrenbang RKPD Tubaba 2027

ALTUMNEWS.Com, TULANG BAWANG BARAT — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2027 yang digelar di Aula Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Rabu (4/3/2026).

Musrenbang tahun ini mengusung tema “Mendorong Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas Sektor Unggulan dan Pemberdayaan UMKM”. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Bupati Tulang Bawang Barat Novriwan Jaya, Wakil Bupati Nadirsyah, unsur Forkopimda, para lurah, camat, serta kepala tiyuh se-Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Novriwan Jaya menegaskan bahwa arah pembangunan Tulang Bawang Barat ke depan difokuskan pada peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta penguatan UMKM. Ia menyampaikan bahwa perencanaan tersebut telah diselaraskan dengan program Presiden melalui Asta Cita serta prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung.

Novriwan juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Lampung dalam pembangunan daerah dan berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat demi percepatan pembangunan yang merata.

Sementara itu, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dalam arahannya menegaskan bahwa seluruh pemimpin yang hadir mengemban amanah besar untuk melayani masyarakat dan membawa kemajuan bagi daerah.

“Kekuasaan ditujukan untuk melayani rakyat. Kita harus punya satu tujuan yang sama. Hal ini tidak bisa dilakukan tanpa kolaborasi, sinergi, dan integritas seluruh stakeholder,” tegasnya.

Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung siap mendukung peningkatan nilai tambah komoditas desa melalui bantuan sarana seperti mesin pengering (dryer), pupuk organik, hingga teknologi pengolahan. Dukungan tersebut dinilai mampu meningkatkan nilai jual komoditas desa hingga 15–20 persen.

Di tengah keterbatasan fiskal, Gubernur Mirza mengingatkan agar pemerintah daerah tidak hanya bergantung pada APBD, melainkan mampu mengoptimalkan kewenangan serta potensi lokal secara kreatif dan inovatif.

Ia juga menekankan pentingnya penyelarasan RKPD dengan Asta Cita Presiden, khususnya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, serta program Cek Kesehatan Gratis.

Terkait Program Makan Bergizi Gratis, Gubernur meminta kepala tiyuh memaksimalkan peran BUMDes agar dapat menyuplai kebutuhan bahan pangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga perputaran ekonomi tetap berada di desa.

“Uangnya jangan sampai keluar dari tiyuh. Maksimalkan BUMDes agar menjadi pemasok dapur SPPG sehingga bermanfaat juga bagi desa dan masyarakatnya,” ujarnya.

Selain itu, ia mendorong optimalisasi Koperasi Desa Merah Putih guna meningkatkan pendapatan desa dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Dalam bidang sumber daya manusia, Gubernur Mirza menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dan memastikan tidak ada lagi anak yang putus sekolah. Ia meminta kepala tiyuh berperan aktif dalam menekan angka putus sekolah di wilayah masing-masing.

Terkait program Cek Kesehatan Gratis, Gubernur juga menginstruksikan agar partisipasi masyarakat ditingkatkan karena deteksi dini kesehatan sangat penting untuk mencegah penyakit dan mendorong pola hidup sehat.

“Karena program nasional dan daerah semuanya berfokus di desa, saya minta tolong kepada kepala tiyuh, berhasil tidaknya sangat tergantung kepada kepala tiyuhnya,” tegasnya.

Gubernur berharap penyusunan RKPD Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2027 benar-benar berbasis kebutuhan riil masyarakat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.***