ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung mendorong hilirisasi pertanian melalui Program DesaKu Maju untuk meningkatkan ekonomi desa.
Kepala Bappeda Lampung, Anang Risgiyanto, mewakili Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan program ini sebagai strategi transformasi ekonomi desa.
Ia menyebut hilirisasi penting untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.
“Pemprov Lampung fokus pada padi, jagung, dan singkong sebagai sektor utama,” kata dia, Rabu (8/4/2026).
Pemerintah mendorong desa mengolah hasil pertanian, bukan hanya menjual bahan mentah.
Pemprov juga memanfaatkan teknologi seperti mesin pengering (bed dryer) untuk meningkatkan kualitas produk.
Program ini terintegrasi dengan penguatan koperasi desa dan inisiatif ekonomi lainnya.
Target 2026
Pemprov Lampung menargetkan 82 unit bed dryer dan distribusi pupuk organik di 800 titik.
Pemerintah juga menyiapkan pelatihan bagi 500 peserta untuk meningkatkan keterampilan desa.
Pemprov memperkuat peran BUMDes, akses pasar, dan permodalan usaha desa.
Program DesaKu Maju diharapkan meningkatkan pendapatan petani dan membuka lapangan kerja baru.***





