ALTUMNEWS.COm, BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mulai mempersiapkan penyelenggaraan nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026. Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada seluruh pemerintah daerah di Indonesia.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, memimpin rapat persiapan nobar Piala Dunia FIFA 2026 di Ruang Kerja Sekda, Rabu (17/6/2026). Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan Kepala TVRI Stasiun Lampung turut menghadiri rapat tersebut.
Pemprov Lampung menindaklanjuti Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 400.2.7/4657/SJ tentang penyelenggaraan nobar Piala Dunia 2026. Melalui surat itu, Mendagri meminta pemerintah daerah menginisiasi dan memfasilitasi kegiatan nonton bareng. Mendagri juga mengarahkan pemerintah daerah untuk melibatkan berbagai pemangku kepentingan sesuai kondisi masing-masing wilayah.
Pemprov Lampung Dukung Penuh Nobar Piala Dunia FIFA 2026
Marindo Kurniawan menegaskan bahwa Pemprov Lampung mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat terkait penyelenggaraan nobar Piala Dunia FIFA 2026.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu mengambil peran aktif dalam kegiatan tersebut. Nobar tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat. Kegiatan ini juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat interaksi sosial masyarakat.
“Pak Gubernur mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat. Karena itu, kita akan menindaklanjuti arahan Menteri Dalam Negeri dengan menyiapkan berbagai langkah agar pelaksanaan nobar Piala Dunia 2026 berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Marindo.
Nobar Piala Dunia 2026 Dorong Ekonomi UMKM Lampung
Marindo menjelaskan bahwa Pemprov Lampung menjadikan nobar Piala Dunia FIFA 2026 sebagai momentum untuk menggerakkan perekonomian daerah. Pemerintah juga ingin memperkuat kebersamaan masyarakat melalui kegiatan tersebut.
Pemprov Lampung akan melibatkan pelaku UMKM, dunia usaha, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), organisasi kemasyarakatan, komunitas kepemudaan, lembaga pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.
Menurut Marindo, keterlibatan UMKM mampu meningkatkan perputaran ekonomi daerah. Pelaku usaha lokal dan masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari aktivitas ekonomi yang tercipta selama kegiatan berlangsung.
“Kita ingin kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang menonton pertandingan sepak bola. Yang terpenting adalah bagaimana kegiatan ini mampu menghadirkan manfaat nyata, menggerakkan UMKM, menciptakan aktivitas ekonomi, serta memperkuat interaksi sosial di tengah masyarakat,” katanya.
Pemprov Lampung Siapkan Lokasi Strategis dan Fasilitas Pendukung
Pemprov Lampung akan menyiapkan sejumlah lokasi strategis untuk pelaksanaan nobar Piala Dunia FIFA 2026. Masyarakat dapat mengakses lokasi tersebut dengan mudah.
Pemerintah juga akan menyiapkan sarana dan prasarana pendukung. Selain itu, Pemprov Lampung akan mengatur lalu lintas, menjaga kebersihan lingkungan, dan memperkuat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Melalui koordinasi tersebut, pemerintah ingin menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Pemprov Lampung juga akan menyosialisasikan lokasi dan jadwal nobar melalui berbagai kanal publikasi. Langkah ini membantu masyarakat memperoleh informasi secara cepat dan lengkap.
TVRI Lampung Dukung Penyelenggaraan Nobar Piala Dunia FIFA 2026
Pada kesempatan yang sama, Kepala TVRI Stasiun Lampung, Muhammad Ikhsan, menyatakan kesiapan TVRI Lampung untuk mendukung penyelenggaraan nobar Piala Dunia FIFA 2026.
Dukungan tersebut memiliki peran penting karena TVRI memegang hak siar resmi Piala Dunia FIFA 2026 di Indonesia.
Melalui sinergi antara Pemprov Lampung, TVRI Lampung, Forkopimda, pelaku usaha, dan UMKM, seluruh pihak ingin menghadirkan kegiatan nobar yang aman, tertib, dan meriah. Mereka juga menargetkan kegiatan ini mampu memberikan manfaat sosial dan ekonomi yang luas bagi masyarakat Lampung.***





