ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk mempercepat transformasi birokrasi digital. Langkah strategis ini berjalan dengan cara mengoptimalkan penggunaan aplikasi Lampung In sebagai platform layanan publik terintegrasi.
Terkait hal tersebut, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Lukman Pura, membacakan arahan tertulis Gubernur tersebut. Momen ini berlangsung secara khidmat saat memimpin Apel Mingguan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung pada Senin (29/6/2026).
“Seluruh capaian ini merupakan cerminan dari arah transformasi birokrasi digital kita yang berjalan di jalur yang tepat,” ujar Gubernur dalam sambutan tertulisnya.
Diskominfotik Lampung Lampaui Target Kinerja
Dalam kesempatan itu, Gubernur memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Lampung. Sebab, mereka berhasil melampaui target pada sejumlah indikator kinerja utama (IKU) di bidang transformasi digital.
Berdasarkan data terbaru, empat sasaran strategis yang menjadi fokus Diskominfotik Lampung menunjukkan capaian yang sangat positif, yakni:
-
Implementasi E-Government: Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sukses menyentuh angka 4,15, sehingga melampaui target awal sebesar 4,10.
-
Keterbukaan Informasi Publik: Nilai monitoring dan evaluasi meraih angka 88,74 persen, atau memenuhi lebih dari 92 persen dari target awal.
-
Kematangan Statistik Sektoral: Nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) mencapai 2,62 dari target 2,70, atau sekitar 97 persen.
-
Keamanan Informasi Daerah: Skor Indeks KAMI mencatat capaian tertinggi sebesar 473, sehingga melonjak jauh melampaui target awal yang hanya berada di angka 300.
Aplikasi Lampung In Jadi Super Apps Layanan Publik
Untuk menjaga keberlanjutan tren positif ini, Gubernur menegaskan pentingnya optimalisasi aplikasi Lampung In sebagai super apps layanan publik terpadu. Sebab, tim pengembang merancang aplikasi tersebut sebagai pintu gerbang utama berbagai layanan pemerintahan penting. Nantinya, sistem ini akan mengelola pelaporan, pengaduan masyarakat, hingga integrasi layanan publik agar berjalan lebih cepat, transparan, responsif, dan akuntabel.
Oleh karena itu, Gubernur meminta seluruh ASN di lingkungan Pemprov Lampung proaktif mendukung implementasi ekosistem digital tersebut. Melalui dukungan nyata di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD), Lampung bisa segera mewujudkan pelayanan publik yang modern, efektif, dan berkualitas.
Pemprov Lampung Berikan Penghargaan kepada 50 PNS Purnabakti
Di sisi lain, panitia apel mingguan juga merangkaikan acara dengan pemberian tali asih dan penghargaan. Apresiasi ini menyasar 50 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) per 1 Juli 2026.
Melalui sambutannya, Gubernur Lampung menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian panjang para PNS selama menjalankan tugas sebagai abdi negara.
“Masa purnabakti bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari fase baru untuk terus menebar keteladanan dan kontribusi positif di tengah-tengah masyarakat,” tutup Gubernur.***





