ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG – Lampung Tapis Karnaval 2026 mencapai salah satu momen puncaknya di Lapangan Saburai, Bandar Lampung, Minggu (30/8/2026).
Pemerintah Provinsi Lampung memberikan penghargaan kepada peserta terbaik dalam ajang tersebut. Para pemenang dinilai mampu menampilkan kreativitas, kemegahan, dan keunikan budaya Lampung.
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyerahkan penghargaan tersebut secara langsung. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan turut mendampingi prosesi tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Tony Ferdinansyah serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung Ganjar Jationo juga hadir.
Berbagai peserta meramaikan Lampung Tapis Karnaval 2026. Mereka berasal dari kabupaten/kota, sekolah, OPD, komunitas, hingga peserta khusus.
Lampung Tengah Raih Predikat Termegah
Pada kategori kabupaten/kota, Kabupaten Lampung Tengah meraih penghargaan Termegah.
Kabupaten Lampung Selatan meraih predikat Terspektakuler. Sementara itu, Kabupaten Lampung Barat menjadi peserta Terkreatif.
Kota Bandar Lampung mendapat penghargaan Terfavorit.
Persaingan antardaerah berlangsung meriah. Setiap peserta menampilkan konsep dan kreativitas yang mengangkat identitas budaya Lampung.
SMP Islam Azzahra Jadi yang Termegah
Kategori sekolah atau peserta didik juga menghadirkan sejumlah pemenang. SMP Islam Azzahra meraih penghargaan Termegah.
Predikat Terspektakuler menjadi milik SMAN 16 Bandar Lampung. Sementara itu, SMK Geomatika meraih penghargaan Terkreatif.
Penampilan para pelajar ikut memperkuat warna Lampung Tapis Karnaval 2026. Kreativitas generasi muda menjadi bagian penting dalam upaya mengenalkan budaya Lampung.
Daftar Pemenang Kategori OPD
Sejumlah organisasi perangkat daerah atau OPD juga ikut meramaikan karnaval. Pemerintah Provinsi Lampung memberikan penghargaan dalam beberapa kategori.
Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung meraih predikat Termegah.
Selanjutnya, RSUD Abdul Moeloek meraih penghargaan Terspektakuler. Predikat Terkreatif menjadi milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung.
Keikutsertaan OPD menunjukkan dukungan pemerintah terhadap pelestarian budaya Lampung. Kreativitas juga menjadi bagian dari kemeriahan acara.
Komunitas Ikut Tampilkan Kreativitas
Berbagai komunitas turut mengambil bagian dalam Lampung Tapis Karnaval 2026. Mereka membawa konsep masing-masing dengan sentuhan budaya dan kreativitas.
Mihrul Lampung Bersatu meraih penghargaan Termegah. Bundo Kanduang Minangkabau mendapat predikat Terpopuler.
Sementara itu, Mr & Ms Lampung meraih penghargaan Terkreatif. Karang Taruna Provinsi Lampung mendapat penghargaan Terfavorit.
Partisipasi komunitas memperlihatkan keberagaman yang hadir dalam karnaval. Berbagai latar belakang budaya bertemu dalam satu perayaan di Bandar Lampung.
Lampung Utara Raih Anugerah Terbaik
Selain penghargaan berdasarkan kategori, Pemerintah Provinsi Lampung memberikan Anugerah Terbaik Tingkat Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung Tahun 2026.
Kabupaten Lampung Utara meraih anugerah tersebut.
Penghargaan khusus juga diberikan dalam ajang Lampung Tapis Karnaval 2026. MKKS Tulang Bawang Barat meraih penghargaan Best Costume.
Tapis Jadi Ikon Budaya Lampung
Penyerahan penghargaan menjadi salah satu puncak kemeriahan Lampung Tapis Karnaval 2026.
Ajang tersebut menampilkan beragam kreativitas masyarakat Lampung. Para peserta juga mengangkat tapis sebagai salah satu identitas budaya daerah.
Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong pelestarian tapis. Pemerintah juga ingin mengembangkan kekayaan budaya sebagai bagian dari pariwisata dan ekonomi kreatif.
Lampung Tapis Karnaval tidak hanya menjadi ruang kompetisi. Kegiatan ini juga menjadi media promosi budaya Lampung kepada masyarakat luas.
Kemeriahan acara diharapkan mampu memperkuat citra Lampung sebagai daerah yang kaya budaya. Kreativitas masyarakat juga menjadi modal untuk mengembangkan sektor pariwisata.
Tapis untuk Lampung Maju
Dengan semangat “Tapis untuk Lampung Maju”, Lampung Tapis Karnaval 2026 menjadi momentum memperkenalkan tapis kepada masyarakat.
Budaya lokal mendapat ruang untuk tampil dalam kemasan kreatif. Masyarakat juga mendapat kesempatan untuk ikut menjaga dan mempromosikan warisan budaya tersebut.
Melalui festival seperti ini, tapis dapat berkembang sebagai bagian dari industri kreatif. Potensi tersebut juga dapat mendukung pertumbuhan pariwisata Lampung.
Lampung Tapis Karnaval 2026 akhirnya bukan sekadar parade budaya. Ajang ini menjadi panggung kreativitas sekaligus upaya memperkuat identitas Lampung di tingkat nasional.
Penyerahan penghargaan kepada para peserta terbaik menjadi penutup penting dari rangkaian karnaval. Semangat pelestarian budaya dan kreativitas masyarakat menjadi pesan utama yang dibawa dari Lapangan Saburai.***





