ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela melantik dan mengambil sumpah/janji sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Selasa (1/9/2026).
Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Utama Gubernur Lampung. Pemerintah Provinsi Lampung menempatkan agenda tersebut sebagai bagian dari penguatan kelembagaan dan peningkatan kinerja aparatur untuk mendukung program pembangunan daerah.
Jihan menegaskan bahwa pergantian jabatan tidak sekadar menjadi agenda rotasi atau mutasi. Menurutnya, pemerintah menggunakan momentum tersebut untuk memperkuat organisasi dan mempercepat pencapaian visi pembangunan Lampung Maju menuju Indonesia Emas 2045.
“Pelantikan ini bertujuan untuk pemantapan dan peningkatan kinerja kelembagaan serta merupakan bagian dari pola pembinaan karier pegawai. Namun, lebih dari sekadar rotasi dan mutasi, pelantikan hari ini merupakan langkah strategis untuk mengakselerasi pencapaian visi dan misi Lampung Maju menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Jihan.
Jihan Nurlela Minta Pejabat Baru Fokus pada Kebutuhan Masyarakat
Jihan mengatakan seluruh pejabat yang mengikuti pelantikan telah menjalani uji kompetensi dan evaluasi kinerja. Karena itu, ia meminta mereka menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Menurut Jihan, pejabat pemerintah memiliki tanggung jawab langsung terhadap kebutuhan masyarakat. Ia meminta pejabat baru segera beradaptasi, membangun koordinasi, dan menghasilkan kebijakan yang memberikan dampak nyata.
Jihan juga memberikan arahan khusus kepada sejumlah kepala perangkat daerah yang memperoleh amanah baru.
Rudi Syawal Pimpin Dinas Sosial Lampung
Jihan meminta Rudi Syawal, yang sebelumnya memimpin BPBD Provinsi Lampung, membawa pengalaman menangani berbagai bencana ke dalam tugas barunya sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung.
Jihan mengapresiasi kontribusi Rudi dalam menangani berbagai bencana di Lampung, termasuk banjir dan sejumlah kejadian lainnya.
“Keselamatan masyarakat Provinsi Lampung adalah yang utama. Saya meminta Bapak Rudi membawa ketangguhan dan semangat juang yang sama di Dinas Sosial,” kata Jihan.
Menurut Jihan, Dinas Sosial memiliki sejumlah pekerjaan besar, termasuk mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem.
Ia meminta Dinas Sosial tidak berhenti pada pengelolaan data. Pemerintah sudah memiliki berbagai data sosial yang dapat menjadi dasar kebijakan. Selanjutnya, perangkat daerah harus mengolah data tersebut menjadi program yang menghasilkan perubahan nyata bagi masyarakat.
Aswarodi Pimpin BPBD Provinsi Lampung
Sementara itu, Aswarodi yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung kini memimpin BPBD Provinsi Lampung.
Jihan meminta Aswarodi membawa pengalaman dalam bidang sosial untuk memperkuat penanganan kebencanaan.
“Semangatnya sama, yaitu tentang kemanusiaan dan bagaimana masyarakat kita dapat memiliki kehidupan yang lebih baik,” ujar Jihan.
Menurutnya, Dinas Sosial dan BPBD memiliki kesamaan dalam menjalankan pelayanan kemanusiaan. Karena itu, Aswarodi perlu membangun pendekatan yang responsif dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di masyarakat.
Jihan Dorong Literasi Lampung hingga Pelosok Desa
Jihan juga memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan literasi masyarakat Lampung.
Ia meminta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung memperluas program peningkatan minat baca dan pengetahuan hingga pelosok desa.
Jihan mendorong perangkat daerah memanfaatkan teknologi digital, aplikasi, serta berbagai inovasi untuk memperluas akses masyarakat terhadap buku dan informasi.
“Saya meminta agar minat baca, pengetahuan, dan literasi masyarakat terus diperkuat hingga ke pelosok desa,” katanya.
Menurut Jihan, pemerintah membutuhkan terobosan baru untuk meningkatkan tingkat literasi masyarakat Lampung. Karena itu, perangkat daerah perlu mengembangkan program yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
UMKM Lampung Diminta Naik Kelas
Sektor UMKM Lampung juga mendapat perhatian dalam arahan Jihan.
Ia meminta Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Lampung mengoptimalkan potensi UMKM yang jumlahnya besar di Lampung.
Jihan ingin pelaku UMKM tidak hanya bertahan, tetapi mampu naik kelas dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.
“Orkestrakan seluruh sumber daya yang ada untuk mendukung program-program yang dapat membawa UMKM kita menjadi lebih baik,” ujar Jihan.
Ia meminta perangkat daerah mendengarkan langsung keluhan pelaku UMKM. Selanjutnya, pemerintah harus menghadirkan solusi yang benar-benar mempermudah kegiatan usaha.
Jihan juga mendorong pemerintah memanfaatkan dukungan pemerintah pusat, sektor perbankan, swasta, serta berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat pengembangan UMKM Lampung.
Dengan kolaborasi tersebut, pelaku usaha dapat memperoleh akses pembiayaan, pendampingan, pemasaran, dan pengembangan kapasitas usaha.
Jihan Tekankan Sinergi dan Hilangkan Ego Sektoral
Selain memberikan arahan kepada masing-masing pejabat, Jihan meminta seluruh kepala perangkat daerah memperkuat konsolidasi internal.
Ia menilai pemerintah membutuhkan kerja lintas sektor untuk menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat. Karena itu, setiap perangkat daerah tidak boleh berjalan sendiri.
“Segera lakukan konsolidasi internal di perangkat daerah masing-masing. Bangun sinergi dan hilangkan ego sektoral,” tegas Jihan.
Menurutnya, koordinasi yang kuat dapat mempercepat pelaksanaan program. Selain itu, sinergi antarlembaga dapat mencegah program pemerintah berjalan tumpang tindih.
Empat Pejabat Eselon II Bertukar Posisi
Dalam pelantikan tersebut, Pemprov Lampung melakukan sejumlah perpindahan jabatan berdasarkan Keputusan Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/2933/VI.04/2026.
Berikut perubahan jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama:
- Aswarodi berpindah dari Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung menjadi Kepala BPBD Provinsi Lampung.
- Rudi Syawal berpindah dari Kepala BPBD Provinsi Lampung menjadi Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung.
- Fitrianita Damhuri berpindah dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung menjadi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Lampung.
- Evi Fatmawati berpindah dari Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Lampung menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung.
Selain pejabat pimpinan tinggi pratama, Pemprov Lampung juga mengangkat pejabat administrator berdasarkan Keputusan Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/2782/VI.04/2026.
Dalam keputusan tersebut, I Wayan Gunawan berpindah dari Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Transmigrasi Provinsi Lampung menjadi Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Lampung.
Jihan Ingatkan ASN BerAKHLAK Bukan Sekadar Slogan
Jihan kemudian mengingatkan seluruh pejabat agar menjadikan nilai ASN BerAKHLAK sebagai pedoman dalam menjalankan tugas.
Ia meminta aparatur menerjemahkan nilai tersebut melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Mari kita sama-sama mengingatkan dan meluruskan niat. Jadikan tugas dan jabatan ini sebagai ladang ibadah kita bersama,” kata Jihan.
Menurutnya, jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas dan tanggung jawab. Karena itu, setiap pejabat perlu menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.
Pelantikan pejabat Pemprov Lampung kali ini akhirnya tidak hanya menghadirkan perubahan struktur birokrasi. Pemerintah juga menempatkan sejumlah agenda strategis sebagai fokus kerja, mulai dari penanganan kemiskinan ekstrem, kebencanaan, peningkatan literasi, pengembangan UMKM, hingga penguatan sinergi antarperangkat daerah.
Melalui penguatan tersebut, Jihan Nurlela berharap jajaran Pemprov Lampung dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat pencapaian visi Lampung Maju menuju Indonesia Emas 2045.***





