UMKM Binaan Pertamina Bangkit dari Penipuan, Aneka Snack Moga Djaya Tembus Pasar Hongkong

ALTUMNEWS.Com, LAMPUNG TENGAH — Aneka Snack Moga Djaya, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), berhasil bangkit dari keterpurukan akibat penipuan dan kini menembus pasar internasional hingga Hongkong berkat pendampingan berkelanjutan sejak 2018.

UMKM ini didirikan pada 2016 oleh Suprihatin di Kampung Badransari, Kabupaten Lampung Tengah. Aneka Snack Moga Djaya lahir dari kebutuhan ekonomi keluarga dengan memanfaatkan potensi lokal, seperti pisang dari kebun sendiri serta udang dan ikan hasil sungai yang diolah menjadi berbagai produk bernilai jual tinggi. Nama “Moga Djaya” dipilih sebagai doa agar usaha terus tumbuh dan sukses.

“Usaha ini saya mulai setelah mengalami penipuan yang membuat ekonomi keluarga terpuruk. Dari mengolah beberapa kilo dan menjual ke sekolah, warung, hingga berjualan keliling, saya memberanikan diri untuk konsisten memproduksi stok seiring pesanan yang terus bertambah,” ujar Suprihatin.

Titik balik usaha terjadi pada 2018 saat Aneka Snack Moga Djaya bergabung dalam program pembinaan Pertamina Patra Niaga. Melalui pendampingan berkelanjutan, peningkatan kualitas kemasan, pelatihan manajemen dan produksi, serta akses ke berbagai bazar dan pameran, kapasitas produksi dan jangkauan pasar terus meningkat. Saat ini, usaha tersebut mencatat omzet sekitar Rp40–50 juta per bulan dengan kualitas dan proses produksi yang terjaga.

Kini, Aneka Snack Moga Djaya memasarkan sebanyak 29 varian produk, mulai dari makanan kering, minuman serbuk, hingga produk frozen, dengan harga berkisar Rp10 ribu hingga Rp50 ribu. Usaha ini juga turut memberdayakan 10 warga sekitar, yang mayoritas merupakan ibu-ibu.

“Saat ini produk kami sudah masuk ke 16 toko oleh-oleh di Lampung dan bahkan menembus pasar internasional hingga Hongkong melalui jaringan tenaga kerja Indonesia di sana,” tambah Suprihatin.

Selain berorientasi pada pertumbuhan usaha, Aneka Snack Moga Djaya juga menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. Sekitar 1 ton limbah produksi per tahun diolah menjadi pupuk organik dan pakan ternak. Prestasi UMKM ini semakin diakui melalui partisipasi dalam berbagai ajang bisnis dan pameran, seperti Akselerasi Bisnis di Jakarta, Business Matching APKASI 2024, serta SMEXPO di Palembang dan Bandar Lampung, yang membuka peluang kemitraan dan memperluas jaringan usaha.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyatakan kebanggaannya atas capaian UMKM binaan tersebut.

“Kisah Aneka Snack Moga Djaya membuktikan bahwa pendampingan UMKM yang berkelanjutan mampu melahirkan usaha mandiri dan berdaya saing, bahkan hingga menembus pasar ekspor. Kami berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah,” ujar Rusminto.

Program pembinaan Aneka Snack Moga Djaya sejalan dengan komitmen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Program ini juga berkontribusi pada pilar ekonomi dalam kerangka Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.***