ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG — Situasi keamanan di Provinsi Lampung terpantau kondusif saat malam takbiran Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026). Hal ini dipastikan langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Kapolda Lampung Helfi Assegaf dan jajaran Forkopimda yang turun langsung melakukan pemantauan.
Kegiatan diawali dengan mengikuti rapat koordinasi melalui video conference bersama Kapolri, Panglima TNI, serta Menteri Perhubungan di Polresta Bandar Lampung. Setelah itu, rombongan melanjutkan peninjauan ke Masjid Raya Al-Bakrie untuk memastikan pelaksanaan takbiran berjalan aman dan tertib.
Dalam keterangannya, Kapolda Lampung menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiagakan kekuatan penuh guna menjamin keamanan dan kekhusyukan ibadah masyarakat. Sebanyak 57 pos telah disiapkan, terdiri dari 20 pos pelayanan, 36 pos pengamanan, serta 1 pos terpadu yang tersebar di seluruh wilayah Lampung.
Selain itu, sebanyak 3.900 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait juga dikerahkan di berbagai titik strategis guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Kapolda juga mengungkapkan adanya peningkatan arus kendaraan dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni. Berdasarkan data, jumlah kendaraan yang sebelumnya sekitar 5.000 pada 13 Maret sempat melonjak hingga 51.000 kendaraan, sebelum akhirnya menurun menjadi sekitar 24.000 kendaraan pada hari ini.
Meski terjadi lonjakan arus mudik, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga. Kapolda menegaskan bahwa sejak dimulainya operasi pada 13 Maret, tidak terdapat kejadian menonjol, termasuk nihil kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminal seperti pencurian dengan kekerasan.
Pemerintah Provinsi Lampung bersama Forkopimda juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun liburan agar tetap mengutamakan keselamatan berkendara. Sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan diharapkan terus terjaga hingga berakhirnya Operasi Ketupat pada 29 Maret 2026.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Pangdam XXI/Radin Inten Kristomei Sianturi, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, serta Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.***





