Lampung Borong 4 Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 di Regional Sumatera

ALTUMNEWS.Com, BATAM — Pemerintah daerah di Lampung meraih empat penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera.

Acara tersebut berlangsung di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (12/8/2026). Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI bersama Kompas TV menggelar ajang apresiasi tersebut.

Empat penghargaan itu mencakup bidang pendidikan, perumahan, serta lingkungan. Capaian tersebut menjadi pengakuan atas kinerja pemerintah daerah di Lampung.

Lampung Raih Empat Penghargaan

Pemerintah Provinsi Lampung meraih Terbaik II kategori Akses Penduduk terhadap Pelayanan Pendidikan tingkat provinsi.

Selanjutnya, Kabupaten Way Kanan meraih Terbaik III kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah tingkat kabupaten.

Sementara itu, Kota Bandar Lampung tampil sebagai Terbaik I kategori yang sama untuk tingkat kota.

Penghargaan keempat diraih Kabupaten Lampung Selatan. Daerah tersebut meraih Terbaik II kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri tingkat kabupaten.

Empat capaian itu menunjukkan beragam fokus pembangunan Lampung. Pemerintah daerah mendapat apresiasi dalam pelayanan pendidikan, hunian layak, hingga pengelolaan lingkungan.

Pemprov Lampung Raih Penghargaan Bidang Pendidikan

Pemprov Lampung menempati posisi Terbaik II kategori Akses Penduduk terhadap Pelayanan Pendidikan.

Provinsi Aceh meraih posisi Terbaik I. Sementara itu, penghargaan untuk Lampung diterima Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menyerahkan penghargaan tersebut.

Kategori ini menilai upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan. Penilaian juga mencakup kualitas dan pemerataan layanan.

Aspek lainnya meliputi pemerataan guru dan sarana pendidikan. Capaian literasi, numerasi, serta partisipasi masyarakat juga menjadi perhatian.

Selain itu, inovasi daerah menjadi nilai tambah. Inovasi tersebut harus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Way Kanan Raih Penghargaan Program 3 Juta Rumah

Kabupaten Way Kanan meraih Terbaik III kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah tingkat kabupaten.

Capaian tersebut menunjukkan komitmen Way Kanan dalam mendukung hunian layak. Pemerintah daerah juga mendapat apresiasi atas dukungan terhadap program perumahan.

Kategori ini menilai kebijakan pemerintah daerah dalam penyediaan rumah. Penilaian juga mencakup percepatan pembangunan perumahan.

Di sisi lain, tata kelola permukiman berkelanjutan turut menjadi perhatian. Kolaborasi dan inovasi daerah juga masuk dalam penilaian.

Bandar Lampung Jadi Terbaik I Program 3 Juta Rumah

Kota Bandar Lampung mencatat prestasi lebih tinggi pada kategori yang sama.

Bandar Lampung meraih Terbaik I Implementasi Program 3 Juta Rumah tingkat kota. Capaian tersebut menempatkan Bandar Lampung di posisi teratas regional Sumatera.

Pekanbaru menempati Terbaik II. Sementara Batam meraih Terbaik III.

Penghargaan ini menilai dukungan pemerintah kota terhadap penyediaan hunian. Kebijakan perumahan dan pembangunan permukiman menjadi bagian dari penilaian.

Karena itu, capaian Bandar Lampung menunjukkan pentingnya kolaborasi. Pemerintah daerah perlu terus menghadirkan solusi perumahan yang sesuai kebutuhan masyarakat.

Lampung Selatan Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah

Kabupaten Lampung Selatan meraih Terbaik II kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri tingkat kabupaten.

Kabupaten Samosir meraih Terbaik I. Sementara itu, Kabupaten Bintan menempati posisi Terbaik III.

Kategori tersebut menilai kinerja pemerintah dalam mengelola sampah. Kualitas lingkungan hidup juga menjadi bagian dari penilaian.

Selain itu, juri melihat efektivitas program dan inovasi daerah. Program tersebut harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Tito Karnavian: Penghargaan Jadi Pemacu Kinerja Daerah

Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian mengatakan ajang tersebut bertujuan memberi motivasi kepada pemerintah daerah.

Menurut Tito, apresiasi juga menjadi bentuk penghargaan atas kinerja daerah. Pemerintah ingin mendorong daerah terus menciptakan inovasi.

Penyelenggara membagi ajang tersebut dalam beberapa tahap. Batch II kali ini mengambil wilayah Regional Sumatera dengan Batam sebagai pusat kegiatan.

Tito menyebut sejumlah kategori berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Di antaranya pengelolaan sampah, pelayanan kesehatan, pendidikan, serta Program 3 Juta Rumah.

Ia menegaskan penghargaan bukan untuk kepentingan pribadi kepala daerah. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah.

“Acara ini dimaksudkan untuk memberikan penghargaan kepada kepala daerah yang berprestasi,” ujar Tito.

Menurut Tito, masih banyak daerah yang menunjukkan kinerja positif. Karena itu, pemerintah ingin menampilkan berbagai capaian tersebut kepada publik.

“Dibalik itu, melalui acara seperti ini kita bisa menunjukkan banyak daerah juga yang baik-baik,” katanya.

Tito berharap daerah penerima penghargaan terus meningkatkan kinerja. Daerah yang belum meraih penghargaan juga perlu melakukan pembenahan.

Djamari Chaniago Apresiasi Prestasi Pemerintah Daerah

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago turut memberikan apresiasi.

Ia mengucapkan selamat kepada seluruh pemerintah daerah penerima penghargaan. Menurutnya, prestasi daerah lahir dari kerja bersama.

Pemerintah daerah tidak bekerja sendirian. Aparatur, pemangku kepentingan, dan masyarakat ikut berperan.

“Saya ucapkan selamat kepada kepala daerah atau daerah-daerah yang berprestasi. Kabar baik prestasi yang sudah dicapai oleh daerah adalah juga kabar baik bagi kita semua,” ujar Djamari.

Selain itu, Djamari menilai kategori penghargaan memiliki kaitan dengan pembangunan nasional. Capaian daerah dapat membantu mempercepat target pemerintah pusat.

Ia juga mendorong daerah di Sumatera melahirkan prestasi baru. Pemerintah pusat berharap inovasi daerah terus berkembang.

“Prestasi yang tercapai ini adalah hasil kerja sama di lingkungan daerah masing-masing. Tidak bisa dilakukan oleh satu orang atau dua orang saja, tetapi seluruh masyarakat juga terlibat,” katanya.

Empat Penghargaan Jadi Momentum Lampung

Empat penghargaan tersebut menjadi catatan penting bagi Lampung. Capaian itu mencakup sektor pendidikan, perumahan, serta lingkungan.

Pertama, Pemprov Lampung meraih penghargaan bidang pelayanan pendidikan. Kedua, Way Kanan mendapat apresiasi dalam Program 3 Juta Rumah.

Berikutnya, Bandar Lampung menjadi yang terbaik dalam kategori Program 3 Juta Rumah tingkat kota. Lampung Selatan meraih penghargaan bidang pengelolaan sampah.

Prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan daerah. Pemerintah Lampung perlu menjadikannya sebagai pemacu peningkatan pelayanan publik.

Dengan demikian, penghargaan ini dapat mendorong pemerintah daerah memperkuat inovasi. Kolaborasi dengan masyarakat juga perlu terus ditingkatkan.

Pada akhirnya, capaian tersebut diharapkan memberi dampak langsung bagi masyarakat. Pendidikan yang lebih merata, hunian layak, dan lingkungan bersih menjadi bagian penting dari pembangunan Lampung.***